Press "Enter" to skip to content

Satgas Covid 19 Nunukan Bubarkan Pengunjung Warung Makan.

NUNUKAN –  Tidak mematuhi Prokes dan pelaksanaan Surat Edaran Bupati Nunukan No. 4 Tahun 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat, Satgas Covid 19 membubarkan pengunjung salah satu warung makan di jalan TVRI Nunukan.

Warung Sari Laut Jalan TVRI melayani pengunjung iatas jam 20.00 wita sudah tidak mengindahka Surat Edaran PPKM.
Warung Sari Laut Jalan TVRI melayani pengunjung iatas jam 20.00 wita sudah tidak mengindahka Surat Edaran tentang PPKM.

Warung Sari Laut itu tidak mengindahkan ketentuan Surat Edaran sehingga Personil yang tergabung TNI-POLRI dan Satpol PP meminta agar warung tidak menerima pengunjung dan harus segera menerapkan take away atau beli bungkus tidak makan ditempat.

” Terpaksa kami tindak tegas karena sudah melewati jam 20.00 dan jumlah pengunjung terlalu banyak sehingga menimbulkan kerumunan, kita harus patuh dengan Surat Edaran Satgas Covid 19 untuk mencegah penularan pandemik secara massif, ini butuh kesadaran masyarakat mengingat covid 19 semakin bertambah, kalau bukan kita semua siapa lagi yang bisa menghentikan virus ini,” kata Huzaini, SH Koordinator Penegakan Perda Satpol PP Nunukan. Selasa (6/7) malam.

Selain itu personil gabungan juga mengedukasi pemilik warung sari laut itu untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan menjalankan Surat Edaran Satgas Covid 19.

Warung Sari Laut Jalan TVRI melayani pengunjung iatas jam 20.00 wita sudah tidak mengindahka Surat Edaran PPKM
Pengunjung Warung Sari Laut Saat Diminta membubarkan diri dari Kerumunan.

” Sudah kesekian kali kita sampaikan bahkan mengundang seluruh pelaku usaha agar mereka ikut serta membantu Pemerintah Daerah dalam mencegah pandemik covid 19, namun masih saja ada yang mengabaikan SE tersebut,” ungkapnya.

Terkait dengan Sangsi terhadap pemilim warung, kata Huzaini, masih dalam edukasi, namun apabila masih mengulangi hal tersebut maka Satpol PP mengeluarkan teguran tertulis dengan dasar Penegakan Peraturan Daerah Kabupaten Nunukan. #fik.

Bagikan :
Top Update :
error: Hubungi Redaksi
Pariwara Prokes