Press "Enter" to skip to content

Perjuangan PMI Nunukan Semayamkan Jenazah Pasien Covid 19.

marajanews.id – Sejak Juli hingga minggu pertama agustus 2021 angka kematian kasus pandemik covid 19 meningkat, bahkan setiap minggu merenggut nyawa pasien yang dirawat di RSUD Nunukan, dua mobil jenazah pagi hingga malam hari bergiliran mengantarkan pasien ke lokasi pemakaman.

Siang hingga malam bahkan hujan sekalipun tak membuat relawan PMI Nunukan lelah, meski hanya enam orang mereka terus menjalankan misi kemanusiaan itu.

Tim Relawan PMI Nunukan
TIm Pemakaman Covid 19 menggelar sholat jenazah

Sebelum menyemayamkan pasien covid 19 yang meninggal dunia, para relawan memandikan mayat, prosesinya hanya dilakukan dua orang petugas, setelah itu mengkafani jenazah lalu dibungkus dengan kantong jenazah  kemudian dimasukkan ke peti  jenazah.

Setelah itu, relawan PMI kemudian menggelar sholat jenazah  dengan menggunakan Hasmat sebagai Alat Pelindung Diri (APD) guna menghidari penularan Covid 19.

Relawan PMI Nunukan
Tim Pemakaman Covid 19 dari PMI Nunukan, membawa jenazah pasien covid 19 dari ruang Isolasi RSUD Nunukan,

Usai melaksanakan sholat Peti diangkat dan diletakkan kedalam mobil jenazah menuju ke lokasi pemakaman jalan ujang dewa Nunukan Selatan. Keluarga pasien yang ditinggalkan ikut mengantarkan jenazah namun dibatasi dan tidak mendekat di area pemakaman.

Dibawah terik matahari menggunakan APD lengkap sembari mengangkat peti jenazah, enteng bagi relawan meski keringat bercucuran, karena setiap hari mereka lakukan, kala itu.

“ Panasnya luarbiasa, jadi biasanya bergantian bila lelah kami istirahat sejenak duduk diantara makam kemudian lanjut membawa peti jenazah ke sisi galian tanah, ini baru satu jenazah kadang dua sampai empat orang sehari kami makamkan,” kata Hasan Koordinator Tim Pemakaman Pasien Covid 19 Nunukan.

Hasan adalah staf Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Nunukan dan juga bagian dari anggota Palang Merah, karena terbilang senior dilingkungan PMI Nunukan, ia membentuk dua tim relawan pemakaman Pasien Covid 19.

TIm Relawan PMI Nunukan
Tim Pemakaman mengantarkan jenzah pasien covid 19 ke lokasi pemakaman.

Dalam satu regu sedikitnya 6 orang, secara bergantian mengantarkan pasien covid 19 ke peristirahatan terakhirnya, hasan mengakui gelombang pandemik covid 19 fase kedua yang mewabah juni hingga agustus cukup banyak menelan korban.

Meledaknya angka kematian pasien terkonfirmasi pisitif covid 19 pada minggu ke empat juni, satu persatu tim relawannya pun tumbang terpapar covid 19, akhirnya PMI Nunukan mengetuk hati orang-orang yang bersedia membantu prosesi pemakaman dengan cara mengumumkan penerimaan relawan di media sosial.

“  Kita sempat umumkan penerimaan relawan yang bersedia melalui medsos, saat itu ada 15 orang yang kami rekrut mereka telah mendapatkan izin dari keluarga dan warga sekitar tempat tinggal relawan dan membekali tim dengan standar operasional pemakaman jenazah pasien covid 19,” ungkap Hasan, Sabtu (28/8) di Markas PMI Cabang Nunukan.

TIm Relawan PMI Nunukan
Relawan Pemakaman Covid 19, menyemayamkan jenazah pasien covid 19.

Pemakaman berlangsung, pagi, siang, tengah malam hingga dini hari sehingga sebelum menyemayamkan jenazah, PMI Nunukan menyediakan makanan, vitamin dan  madu untuk menambah energi dan kekebalan tubuh kepada para relawan yang bertugas.

Saat ini angka kematian kasus  covid 19 menurun,  tugas relawan tidak lagi rutin seperti  beberapa pekan lalu, namun personil pemakaman tetap siaga dan ikhlas melaksanakan misi kemanusiaan itu.

Tim Relawan PMI Nunukan
TIm Pemakaman Jenazah Pasien Covid 19, usai melaksanakan tugas.

PMI Nunukan mengajak warga Nunukan untuk terus menerapkan disiplin protokol kesehatan 5M, Memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan air atau hansanitizer, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas, agar pandemik covid 19 di Nunukan cepat berlalu.

“ Mari Sobat PMI, bersama kita outus mata rantai penyebaran virus Covid 19, ajak keluarga dan tetangga kita agar senantiasa menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan, karena hanya dengan cara ini penyebaran covid 19 bisa dihentikan,” tutup Hasan.#Fik

Bagikan :
Top Update :
error: Hubungi Redaksi
Pariwara Prokes