NUNUKAN, marajanews.id – Anggota DPD/MPR RI Dapil Kalimantan Utara, Larasati Moriska, mengajak warga Sei Jepun, Kelurahan Mansapa, Kecamatan Nunukan Selatan, untuk memperkuat nasionalisme melalui pemahaman Empat Pilar MPR RI, pada Senin (8/9/25) pukul 7.00 malam.
Dalam kesempatan itu, Larasati Moriska menekankan pentingnya empat pilar kebangsaan, yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta Bhinneka Tunggal Ika. Ia menyebutkan bahwa keempat pilar tersebut menjadi pedoman dalam menjaga persatuan bangsa.
Senator muda asal Kalimantan Utara ini mengatakan, masyarakat di wilayah perbatasan harus memahami nilai kebangsaan, sebab kehidupan di tapal batas berhadapan langsung dengan budaya negara tetangga, memahami memahami empat pilar kebangsaan, kata Larasati, warga bisa lebih kuat menghadapi pengaruh luar.
Ia menambahkan, Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga panduan moral dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, Larasati mengajak masyarakat agar menjadikan nilai Pancasila sebagai landasan dalam bersosialisasi dan bermasyarakat.

Selain itu, ia menegaskan bahwa UUD 1945 harus dijadikan acuan dalam menjalankan kehidupan berbangsa, sedangkan NKRI merupakan harga mati yang wajib dijaga oleh seluruh warga negara. Ia juga menekankan, semboyan Bhinneka Tunggal Ika harus dipahami sebagai kekuatan dalam merawat keberagaman.
Larasati Moriska berharap kegiatan sosialisasi ini dapat meningkatkan rasa cinta tanah air di kalangan warga Sei Jepun. Ia menilai, penguatan nasionalisme di wilayah perbatasan sangat penting karena berhubungan erat dengan kedaulatan negara.
Dalam kesempatan itu, Larasati Moriska juga mengajak masyarakat Nunukan, untuk menjaga kondusifitas Negara Kesatuan Republik Indonesia, banyak peristiwa nasional yang terjadi belakangan ini menunjukkan bentuk anarkisme yang tentunya merusakan keutuhan bangsa dan negara.
” Kita jangan mudah terprovokasi dengan isu isu yang merugikan diri kita sendiri, apalagi cepat menanggapi berita Hoax yang mempengaruhi aktifitas kehidupan kita, mari kita menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan negara Republik Indonesia,” tegas Larasati Moriska.
Dalam kegiatan ini, peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga menerima buku Empat Pilar MPR RI. Buku tersebut dapat menjadi referensi bagi masyarakat dalam memahami nilai-nilai kebangsaan di lingkungan keluarga maupun sosial.
Senator termuda DPD/MPR RI itu juga mengapresiasi tingginya antusiasme warga Sei Jepun yang hadir dalam kegiatan. Menurutnya, perhatian dan keaktifan masyarakat menunjukkan adanya kesadaran bersama untuk memahami Empat Pilar MPR RI.
Pada sesi tanya jawab, warga menyampaikan sejumlah pertanyaan yang berkaitan dengan penerapan nilai kebangsaan di lingkungan sehari-hari. Larasati menanggapi pertanyaan dengan santai, sehingga suasana diskusi berlangsung akrab.
Keharmonisan Larasati dengan warga terlihat jelas, sebab interaksi yang terjalin penuh keakraban ibarat hubungan seorang ibu dengan anak. Hal itu membuat kegiatan sosialisasi terasa hidup dan tidak kaku.
Ia menegaskan, dirinya tidak akan pernah melupakan kampung halamannya di perbatasan. Oleh karena itu, Larasati memastikan sosialisasi Empat Pilar MPR RI akan terus dilakukan agar masyarakat di tapal batas semakin kokoh dalam menjaga keindonesiaan.
Menurutnya, jika masyarakat mengamalkan nilai kebangsaan secara konsisten, maka kehidupan sosial akan lebih harmonis, dan persatuan bangsa akan semakin terjaga. Karena itu, ia menegaskan pentingnya peran semua pihak dalam menghidupkan nilai-nilai tersebut.
Melalui kegiatan ini, Larasati Moriska meneguhkan komitmennya sebagai wakil rakyat dari Kalimantan Utara. Ia bertekad untuk terus hadir di tengah masyarakat perbatasan agar rasa cinta tanah air semakin tumbuh dan nasionalisme warga semakin kuat.#m01











