Press "Enter" to skip to content

Ini Manfaat Bagi Anak Bermain Di Playhouse.

NUNUKAN, marajanews.id – Anak terkadang suntuk dan bosan, baik karena tidak teraturnya aktifitas belajar maupun disebabkan kurangnya sarana dan fasilitas bermain dirumah dan dilingkungan sosialnya.

Hal ini tentu berpengaruh terhadap perkembangan anak, ketika si buah hati kurang bermain  dapat mempengaruhi ketidakmampuan anak mengelola emosi hingga beranjak dewasa.

Untuk memenuhi kebutuhan akan permainan anak-anak, kini banyak sekali dijumpai playground yang menawarkan wahana playhouse yang kini tersedia di Kabupaten Nunukan yang dapat orang tua jadikan alternatif ketika hendak membuat si buah hati riang, ceria dan bahagia.

Bening Playhouse Nunukan menyediakan wahana bermain untuk si buah hati ketika suntuk dirumah atau dilingkungan sosialnya.

Bening PlayhoseDengan konsep bermain dan pendidikan, Bening Playhouse menawarkan permainan edukatif bagi si buah hati yang tersayang.

Sebenarnya Permainan anak-anak saat ini sudah banyak sekali pilihannya. Bisa bermain di rumah dengan memanfaatkan barang-barang yang ada, serta bisa juga menggunakan playhouse.

Namun biasanya anak-anak senang sekali jika sudah bertemu dengan playhose, karena mereka ikut bergabung dan bermain bersama anak anak lainnya.

Lantas seperti apa manfaat anak anak bermain di playhouse.                     

Dilansir dari klikdokter.com, Psikolog Iswan Saputra, M.Psi mengatakan, tumbuh kembang anak ditentukan oleh seberapa banyak stimulasi (rangsangan) yang ia dapatkan, baik itu secara visual (Gambar), auditori (Suara), kinestetik (Ketangkasan Tubuh), hingga benda-benda yang ia sentuh atau rakit.

Dengan bermain diplayhose bisa membantu si buah hati mengeksplorasi banyak hal sehingga tumbuh kembangnya dapat menjadi anak anak yang kreatif, cerdas dan mandiri.

Adapun sembilan manfaat tumbuh kembang anak ketika bermain di playhouse, sebagai berikut :

Pertama, Melatih Fungsi Motorik Anak. Psikolog Iswan Setiawan, M.Psi melalui klikdokter.com mengatakan, bermain di playground bisa melatih fungsi motorik pada anak, baik itu motorik kasar atau halus.

Misalnya ketika anak beraktifitas seperti berlari, memanjat, melompat, dan naik diayunan  diyakini mampu menstimulasi motorik kasar anak. Selain itu, ketika ia menulis, bermain pasir, dan merakit lego juga dapat melatih motorik halus, yang secara langsung bisa melatih fokus dan konsentrasi anak.

Kedua, Meningkatkan Keterampilan Sosial Anak. Saat mereka bertemu dengan teman tamannya ketika bermain, akan membantu anak dalam menstimulasi dan melatih kepercayaan diri untuk berinteraksi secara sosial.

Si buah hati juga akan belajar tentang norma sosial, saling berbagi, dan kerja sama. Ini menjadi hal yang sangat penting, agar nantinya anak bisa beradaptasi dengan mudah ketika berada di fase usia sekolah.

Ketiga, Membantu Perkembangan Otak Anak. Bebas bermain dapat meningkatkan perkembangan saraf anak. Karena bermain di playhouse membantu si buah hati mempraktikkan apa yang mereka pelajari, aktifitas ini tentu berpengaruh meningkatkan kecerdasan anak.

Selain itu, manfaat lainnya kemampuan kognitif anak juga semakin bertambah seperti memahami konsep permainan yang tersedia di playhouse.

Keempat, Membangun Kekuatan Fisik. Dikutip dari Centers for Disease Control and Prevention, ada baiknya anak-anak dan remaja melakukan aktivitas fisik sedang hingga berat selama 60 menit atau lebih setiap harinya.

Konon kabarnya, taman bermain menjadi tempat yang bisa membantu fisik anak agar menjadi lebih kuat. Berbagai permainan yang tersedia di playhose seperti perosotan, ayunan, atau panjat dinding dapat membuat anak menjadi tetap aktif bergerak, sehingga bisa membangun kekuatan fisik si kecil.

Kelima, Mendorong Gaya Hidup Sehat. Taman bermain menjadi area yang bisa membantu anak untuk beraktivitas. Sejumlah permainan di playhouse dapat melatih lengan, kaki, badan, hingga seluruh ubuh agar lebih kuat dan sehat.

Hal ini bisa membantu memelihara sistem kardiovaskuler dan peredaran darah. Tentunya, ini bisa meningkatkan sirkulasi air, oksigen, serta glukosa ke otak, merangsang aktivitas otak, dan menurunkan resiko obesitas anak.

Keenam, Mengembangkan Kemampuan Berimajinasi. Rata-rata, permainan yang ada di playhouse dibangun khusus untuk meningkatkan minat dan melatih pikiran anak-anak. Setiap tema, warna, dan rintangan yang ada dirancang untuk mendorong anak-anak untuk berpikir dan mengeksplorasi imajinasi mereka.

Ketujuh, Meningkatkan Kemampuan Bahasa. Ketika anak sering berinteraksi dengan teman sebaya atau orang yang lebih tua, ia akan mendapatkan stimulasi secara bahasa, kosa-kata, diksi baru, dan melatih komunikasi 2 arah. Hal ini tentu meningkatkan kemampuan komunikasi non-verbal, seperti bagaimana si kecil mengekspresikan senang, sedih, dan marahnya.

Kedelapan, Mendukung Perkembangan Emosional. Mengajak anak untuk bermain di playground juga dapat mendukung kemampuan emosionalnya. Ketika anak berbagi mainan dengan temannya, diperlakukan tidak menyenangkan atau bagaimana ia merespon perlakuan temannya, hal tersebut bisa membantu anak untuk merasakan emosi baru.

Kesembilan, Menambah Quality Time. Saat anak bermain bersama orang tuanya di taman bermain, ini bisa meningkatkan waktu yang berkualitas antara orang tua dan anak. Mama dan Papa meluangkan waktu untuk mengajak buah hati mengunjungi taman bermain dan membiarkan anak untuk memiliki dunia bermainnya sendiri.***

Sumber : klikdokter.com dan berbagai sumber.

Bagikan :