TANJUNG SELOR, marajanews.id – Kapolda Kalimantan Utara Djati Wiyoto Abadhy bersama Bupati Bulungan Syarwani mengikuti kegiatan Gerakan Pangan Murah Polri melalui flatform digital \dipimpin Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Jumat (13/3/26).
Agenda nasional tersebut digelar serentak di seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai respons terhadap kebutuhan bahan pangan masyarakat yang meningkat selama Ramadan menjelang Idulfitri.

Di Kalimantan Utara, kegiatan dipusatkan di kawasan Tugu Cinta Damai Tepian Kayan, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, terlihat sejumlah warga memadati area bazar yang digelar jajaran Polda Kalimantan Utara bekerja sama dengan Polresta Bulungan.
Kapolda Kaltara bersama Ketua Bhayangkari Daerah Kalimantan Utara meninjau langsung stan penjualan kebutuhan pokok, beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), gula pasir, minyak goreng, serta telur tersedia bagi masyarakat dengan harga lebih rendah dibandingkan harga di pasaran.
Menurut Djati Wiyoto Abadhy, kegiatan bazar pangan murah digelar sebagai bentuk kepedulian institusi kepolisian terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Polri hadir membantu warga memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga ketersediaan pasokan pangan di daerah,” ujar Djati di sela kegiatan.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut digelar serentak di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari peran kepolisian menjaga stabilitas harga bahan pokok.
Bazar pangan murah dinilai mampu memberikan ruang bagi masyarakat mendapatkan kebutuhan dapur dengan harga yang lebih ramah.
Sementara itu, Bupati Bulungan Syarwani menyambut baik keterlibatan jajaran kepolisian dalam mendukung ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat daerah.
Menurutnya, kolaborasi pemerintah daerah dengan aparat keamanan memberikan dampak positif bagi masyarakat yang sedang mempersiapkan kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari saat bazar dibuka, banyak masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah, sehingga beban pengeluaran rumah tangga selama Ramadan dapat sedikit berkurang.#hmspldkltr











