Press "Enter" to skip to content

Kapolda Kaltara Pimpin Pembaretan 100 Bintara Remaja Angkatan 54/58 di Mako Polda Kaltara

TANJUNG SELOR, marajanews.id – Lapangan Markas Komando (Mako) Polda Kalimantan Utara menjadi pusat pelaksanaan Upacara Pembinaan Tradisi dan Pembaretan Bintara Remaja Direktorat Samapta angkatan 54/58, Rabu (13/05/26).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolda Kaltara Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy dengan suasana khidmat yang disaksikan jajaran pejabat utama, Bhayangkari, serta seluruh personel kepolisian.

Sebanyak 100 Bintara Remaja (Baja) mengikuti rangkaian pembinaan tradisi yang telah berlangsung sejak 01 April 2026.

Selama masa tersebut, para personel muda Polri ditempa melalui pembinaan intensif di bawah arahan Dirsamapta Kombes Pol Andreas Deddy Wijaya sebelum akhirnya memasuki tahap pembaretan.

Prosesi pembaretan berlangsung dengan penuh makna ketika Kapolda Kaltara bersama Ibu Asuh Polwan Ny. Sari Djati Wiyoto Abadhy melakukan penyiraman air bunga dan penyematan baret kepada para Bintara Remaja.

Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya masa pembinaan sekaligus pengukuhan mereka sebagai bagian dari Bhayangkara.

Dalam amanatnya, Kapolda Kaltara menegaskan bahwa tradisi dalam tubuh Polri bukan sekadar rangkaian seremonial, melainkan proses pembentukan karakter yang menanamkan disiplin, loyalitas, jiwa korsa, dan tanggung jawab moral sebagai anggota kepolisian.

“Pembaretan yang saudara terima hari ini merupakan simbol kehormatan sekaligus komitmen pengabdian kepada institusi Polri, masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Kapolda dalam sambutannya di hadapan para Bintara Remaja.

Ia juga menyoroti tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks seiring perkembangan teknologi dan dinamika sosial masyarakat.

Menurutnya, setiap anggota Polri dituntut mampu beradaptasi dengan perubahan serta memberikan pelayanan yang humanis dan profesional di lapangan.

Selama masa pembinaan, para Bintara Remaja dibekali berbagai kemampuan teknis Direktorat Samapta seperti Turjawali, TPTKP, Dalmas, hingga SAR. Kemampuan tersebut menjadi bekal utama dalam menghadapi situasi tugas di lapangan yang dinamis dan penuh tantangan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penampilan bela diri kolosal yang menekankan teknik pelumpuhan tanpa melukai serta senam kolosal yang diikuti penuh semangat oleh Kapolda Kaltara, Wakapolda, pejabat utama, hingga Bhayangkari.#hmspldkltr

Bagikan :
error: Hubungi Redaksi