Press "Enter" to skip to content

SKK Migas Sapa Wartawan, Beri Bantuan Kepada Pewarta Lokal

Last updated on May 16, 2020

NUNUKAN – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi menginisiasi kegiatan Sapa Wartawan yang bertujuan menyapa dan silaturahmi kepada pewarta lokal untuk saling mendukung dan menguatkan dalam menghadapi pademik Covid 19.

Vidcon SKK Migas bersama wartawan lokal. Foto : beritanasional.id

Melalui Vidcon Kepala SKK Migas Kalimantan dan Sulawesi, Syaifudin, Jumat (15/04) menyampaikan capaian lifting Nasional,  pada 30 April tahun ini. ia menjelaskan minyak bumi sebesar 710.000 BOPD atau 94,04% dari target APBN (755.000 BOPD) dan lifting gas bumi sebesar 5.777 MMSCFD atau 86,61% dari target APBN (6.670 MMSCFD).

Kepala SKK Migas Kalimantan dan Sulawesi, Syaifudin. Foto ; beritanasional.id

Selanjutnya juga disebutkan, capaian lifting wilayah Kalimantan & Sulawesi, yaitu minyak bumi sebesar 83.381 BOPD atau 98,52% dari target APBN (84.634 BOPD) dan lifting gas bumi sebesar 1.829 MMSCFD atau 91,40% dari target APBN sebesar2.001 MMSCFD. Data tersebut merupakan data operasional yang belum direkonsialiasi ditjen Migas.

Selain itu, Syaifuddin juga menyampaikan penerapan protokol kesehatan dalam penanganan pencegahan penyebaran Covid 19 disetiap perusahaan migas. Menurutnya setiap KKKS berkelanjutan dan telah bergotong royong berpartisipasi memberikan dukungan penanggulangan Covid 19 yang merupakan bentuk kepedulian kepada steakholder khusus di wilayah operasi.

Adapun dukungan bantuan penanggulangan Covid 19 untuk pemerintah daerah dan masyarakat disalurkan pada 23 maret 2020, terdiri dari disinfektan sebanyak 87 liter lebih dan alat penyemprotan, Alat Kesehatan (Alkes) sebanyak± 141.627 ea yang terdiri dari masker, pelindung mata, pelindung wajah, hazmat, sarung tangan, penutup kepala, sepatu pelindung, termo meter serta Alkes lainnya.

Kemudian Wastafel portable sebanyak 223 unit, Hand Sanitizer sebanyak± 698.650 ml, Biliksterilisasisebanyak 10 unit, Vitamin atau suplemen sebanyak 3.435 paket dan Sembako atau makanan sebanyak 10.566 paket.

SKK Migas menyadari betapa besar resiko paparan Covid 19 yang dihadapi awak media dalam melaksanakan tugas sehingga para pewarta patut mendapatkan perhatian dan dukungan dari pelaku kegiatan Hulu Migas.

“ Melalui sapa wartawan ini ingin kami sampaikan bahwa kami memahami kerja jurnalistik. Betapa pentingnya informasi yang diberikan oleh teman-teman Jurnalistik. Namun di satu sisi, wartawan harus tetap memperhatikan kondisi kesehatan agar semua berjalan dengan baik, “ kata Syaifudin, Jumat (15/05) via daring.

Dengan dukungan tersebut, realisasi bantuan kepada wartawan lokal didistribusikan pada pertengahan April 2020, meliputi ; medical kit dan sembako sebanyak 236 paket yang didistribusi untuk wartawan lokal di  5 Provinsi (Kaltim, Kaltara, Kalteng, Kalsel & Sulteng) dan 10 Kabupaten/Kota yaitu: Balikpapan, Samarinda, Penajam Paser Utara, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Tarakan, Nunukan, Barito Utara, Tabalong, dan Banggai.

Lebih lanjut disampaikan, Syaifuddin, Rencana dukungan wartawan tahap ke-2, berupa sembako sebanyak 410 paket akan didistribusikan untuk wartawan lokal di 6 Provinsi (Kaltim, Kaltara, Kalteng, Kalsel, Sulsel&Sulbar), 13 Kabupaten/Kota yaitu: Balikpapan, Samarinda, Penajam Paser Utara, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Tarakan, Nunukan, Bulungan, Barito Utara, Tabalong, Kotabaru, Wajo, dan Majene. Rencana dukungan wartawan tahap ke-2 akan direalisasikan dalam waktu dekat sebelum Lebaran.

“ Mewakili SKK Migas dan KKKS di wilayah Kalimantan & Sulawesi, kami ucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan rekan-rekan wartawan selama ini dan semoga kerja sama & hubungan baik ini dapat terus terpelihara dan semoga pula wabah Covid-19 yang melanda Ibu Pertiwi dapat segera berakhir agar kita semua dapat beraktivitas normal kembali seperti sedia kala,” tutup Syaifudin.***

Bagikan :

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Top Update :
error: Hubungi Redaksi
Pariwara Prokes