Press "Enter" to skip to content

Laura ; Nunukan adalah Pusat Kawasan Stategis Nasional

NUNUKAN – Pusat Kawasan Strategis Nasional adalah daerah yang penataan ruangnya diperioritaskan karena mempunyai pengaruh penting secara nasional terhadap kedaulatan Negara, pertahanan dan keamanan Negara, ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan, termasuk wilayah yang ditetapkan sebagai warisan Dunia.

Kabupaten Nunukan sendiri memenuhi kategori kawasan tersebut, karena letak geografis sebagai serambi perbatasan NKRI, sehingga perlu penataan ruang menuju zona ekonomi eksklusif yang berpotensi untuk terus dikembangkan.

“Sebagai daerah yang berpotensi di perbatasan, saat ini kabupaten Nunukan merupakan salah satu Pusat Kawasan Strategis Nasional (PKSN) yang ditetapkan pemerintah untuk menggerakkan ekonomi titik-titik perbatasan negara. Di wilayah Kabupaten Nunukan terdapat 17 kecamatan yang termasuk dalam kawasan perbatasan negara”, kata Bupati Nunukan, Hj Asmin Laura Hafid SE MM, melalui agenda Halalbihalal bersama Kepala Kecamatan dan Tokoh Masyarakat Nunukan secara Virtual, Rabu (17/06) di Lt IV Kantor Bupati Nunukan.

Menurutnya, peningkatan pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan sangat berpotensi karena karena memberikan peluang usaha masyarakat sebagai factor pendorong meningkatnya kesejahteraan sosial. Melihat kondisi tersebut maka percepatan pembangunan membutuhkan penggerak ekonomi di kawasan perbatasan agar tujuan security dan prosperity dapat tercapai dengan baik.

Slide 2
Video Conferance Virtual Meeting Pemkab Nunukan Bersama Kepala Kecamatan dan Tokoh Masyarakat di Kabupaten Nunukan
PKSN
Video Conferance Virtual Meeting Pemkab Nunukan Bersama Kepala Kecamatan dan Tokoh Masyarakat di Kabupaten Nunukan
Slide 3
Video Conferance Virtual Meeting Pemkab Nunukan Bersama Kepala Kecamatan dan Tokoh Masyarakat di Kabupaten Nunukan
PKSN 5
Video Conferance Virtual Meeting Pemkab Nunukan Bersama Kepala Kecamatan dan Tokoh Masyarakat di Kabupaten Nunukan
previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow

Karena itu, Laura mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk optimis bahwa kebijakan pemerintah pusat, membangun wilayah perbatasan dapat terwujud di Kabupaten Nunukan.

” Dengan potensi yang sedemikian besar tentunya silaturahmi ini adalah sebuah forum yang baik bagi kita bersama untuk dapat lebih baik lagi menata masa depan daerah kita, kedepan masih banyak tantangan yang harus dihadapi oleh pemerintah daerah baik terkait peluang pembangunan maupun potensi yang akan kita raih bersama untuk kesejahteraan masyarakat,” tambah Laura.

Menurut laura apa yang menjadi komitmen bersama ini tidaklah dapat tercapai dengan baik tanpa sumbangsih dan saran ataupun masukan dan dukungan dari tokoh-tokoh masyarakat kita.

” Oleh karena itu dengan agenda ini saya berharap tidak sekedar silaturahmi, namun lebih jauh lagi kita dapat bertukar pikiran dan berbagi pemikiran untuk Nunukan yang lebih baik lagi, kedepan terlebih saat ini kita menghadapi bersama pandemi Covid- 19 yang harus kita hadapi bersama. Saya percaya dengan sinergitas dari pemerintah dengan seluruh lapisan masyarakat maka kita dapat melalui pandemi kali ini dan dapat bersama-sama terus menjalankan roda pembangunan menuju masyarakat kabupaten Nunukan yang maju aman adil dan sejahtera”, tambah Bupati Laura.

Melalui sambutannya, Bupati Nunukan menyapa segenap peserta Vidcon, dengan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H, pada momentum Halalbihalal ini yang juga ia jadikan sebagai ajang bersilaturahmi meskipun digelar secara online melalui video conference.

“Masih dalam suasana Idul Fitri 2441 Hijriyah, saya ucapkan Minal aidin Wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Kondisi saat ini tidak memungkinkan kita untuk saling berjabat tangan dan langsung bersalam-salaman meskipun dalam suasana Idul Fitri sekalipun oleh karenanya halal bihalal kali ini kita gelar secara online melalui video conference,” ujar Bupati Laura Bupati Nunukan yang didampingi Sekretaris Daerah Kab. Nunukan Serfianus, S.IP, M.AP. Bersama Asisten Pemerintahan dan Kesra Muhammad Amin, SH.

Seusai menyampaikan sambutannya, acara kemudian dilanjutkan dengan dialog dan tanya jawab secara virtual dengan camat dan tokoh – tokoh masyarakat yang hadir. #Fik/Humas

Bagikan :
Top Update :
error: Hubungi Redaksi
Pariwara Prokes