Press "Enter" to skip to content

“Revolusi” Mamuju, Pasangan Tina-Ado Sepakat Mundur Dari Birokrasi

MAMUJU – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mamuju, Sutina Suhardi dan Ado Mas’ud siap  mundur dari jabatan pemerintahan, setelah mereka ditetapkan komisi pemelihan umum dalam perhelatan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah tahun ini.

Sutina Suhardi adalah ASN aktif di pemerintahan Kabupaten Mamuju sedangkan Masu’ud adalah anggota legislatif Kabupaten Mamuju, kedua pasangan ini bertekad untuk perubahan sesuai yang dicita citakan masyarakat saat ini.

“ kita mundur dari jabatan DPRD, ibu tina sudah menyampaikan di awal bahwa beliau kepala dinas dan kami bersepakat memilih maju berarti kami siap keluar dari zona nyaman,” tegas ketua DPC PDIP Kabupaten mamuju ini, melalui orasi politik dalam agenda deklarasi pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Mamuju, Minggu (9/8).

Memilih mundur di birokrasi kata Ado adalah sebuah pilihan yang perlu dipertegas, karena menurutnya jika terus berada di zona nyaman, maka ruang untuk memperbaiki tatanan kehidupan masyarakat berjalan stagnan, sehingga kedua pasangan ini harus maju untuk sebuah revolusi pembangunan yang berpihak pada hidup orang banyak, bukan untuk satu golongan tertentu.

Baca Juga : Mundur Sebagai ASN, Pasangan Tina – Ado Maju Di Pilkada Mamuju

Selain itu, ia menyampaikan hal tersebut menjadi harapan yang sangat besar bukan hanya pasangan tina-ado, melainkan untuk seluruh masyarakat di Kabupaten mamuju. Bersama pasangan ini katanya adalah dua yang satu serupa dwi tunggal yang takkan tanggal untuk kabupaten Mamuju yang lebih baik.

Pasangan Tina-Ado memiliki pengalaman di Pemerintahan sehingga kemampuan dalam mengelola pemerintahan di Kabupaten mamuju bisa diandalkan.

“ inilah alasan mengapa kami harus berpasangan, ibu tina ibarat buah matang lahir dari seorang tokoh panutan kita membawa  Mamuju keluar dari zona daerah tertinggal, berhasil menekan angka kemiskinan, menginisiasi gerakan kembali bersekolah dan bea siswa manakarra, tokoh yang memulai pemberian kesehatan gratis, beliau adalah Doktor Suhardi Duka ayahanda Ibu tina,” tegasnya dalam orasi politik.

Dijelaskannya bahwa satu hal yang menjadi garis besar adalah Sutina yang ia kenal mewarisi pemekiran besar Bapak Doktor Suhardi Duka membangun Kabupaten Mamuju jauh lebih baik.

Terkait pencalonannya pada pilkada tahun ini,  Mas’ud memastikan mendapatkan rekomendasi dukungan DPP PDIP di Jakarta.

“Setelah melalui proses dan mekanisme internal PDI Perjuangan dan alhamdulillah telah mendapat restu dan mandat dari DPP PDI Perjuangan,” pungkasnya.#Ramli

Bagikan :
Top Update :
error: Hubungi Redaksi
Pariwara Prokes