NUNUKAN,marajanews.id – Senator muda DPD/MPR RI dapil Kalimantan Utara, Larasati Moriska, menyapa warga Desa Tabur Lestari, Kecamatan Sei Menggaris, Kabupaten Nunukan, melalui kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR RI.
Kegiatan ini mengangkat Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai nilai dasar dalam kehidupan bermasyarakat, di perbatasan Indonesia-Malaysia.
Kegiatan tersebut menjadi pengalaman pertama bagi masyarakat, antusiasme warga terlihat sejak awal acara, yang dihadiri peserta dari berbagai kalangan ingin mendengar langsung pemaparan kebangsaan dari wakil masyarakat ditingkat DPD / MPR RI.
Dalam sambutannya, Larasati Moriska mengajak warga menerapkan nilai Empat Pilar Kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, Empat Pilar Kebangsaan tidak berhenti di ruang diskusi, namun juga hadir di lingkungan keluarga, dan aktivitas sosial masyarakat.
Ia mengatakan warga diwilayah perbatasan berperan penting dalam menjaga persatuan bangsa, sehingga pemahaman terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika dinilai memperkuat identitas kebangsaan masyarakat yang hidup berdampingan dengan beragam latar belakang budaya.
Selain itu, Larasati Moriska juga mengingatkan, agar warga desa tabur Lestari lebih cermat menerima informasi, beragam isu menyesatkan beredar dan berpotensi memecah persatuan.
“Pemahaman nilai nilai kebangsaan yang baik, masyarakat dapat bersikap lebih bijak,” ujar Larasati Moriska, Kamis (11/12/25)
Antusiasme warga juga tercermin dari tanggapan tokoh masyarakat setempat, Lukman, perwakilan warga Desa Tabur Lestari, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut memberikan pemahaman baru.

“Penjelasan tentang Empat Pilar disampaikan dengan bahasa ringan dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Lukman.
Penerapan Empat Pilar Kebangsaan di lingkungan keluarga dinilai penting untuk membentuk karakter generasi muda. Nilai toleransi, gotong royong, dan rasa cinta tanah air dapat tumbuh melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan orang tua di rumah.
Di lingkungan sosial, nilai kebangsaan berperan menjaga keharmonisan antarwarga,
Keberagaman suku, budaya, dan agama di Desa Tabur Lestari menjadi kekuatan ketika dilandasi sikap saling menghargai dan rasa persaudaraan.
Sesi dialog berjalan interaktif dengan berbagai pertanyaan dari warga, Pembahasan seputar peran masyarakat perbatasan dalam menjaga persatuan bangsa menjadi referensi yang paling banyak mendapat perhatian peserta.
Melalui sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini, penerapan nilai kebangsaan di Desa Tabur Lestari diproyeksikan mampu menjaga persatuan dan harmonisasi warga, sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat perbatasan dari pengaruh isu yang berpotensi memecah persatuan dan kesatuan bangsa.#Adv











