NUNUKAN, marajanews.id – Dewan Pimpinan Cabang Partai Nasional Demokrat Kabupaten Nunukan menggelar edukasi konstituen pendidikan politik sebagai agenda penguatan literasi politik masyarakat.
Kegiatan tersebut berlangsung Sabtu (10/1/26) di Gedung Serbaguna Laura Hotel Nunukan yang dihadiri masyarakat dari daerah pemilihan I Kecamatan Nunukan.
Politisi Partai NasDem Nunukan, Muhammad Mansur, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diarahkan untuk membangun kesadaran politik warga agar lebih kritis dan bertanggung jawab dalam menentukan pilihan politik.
“Kegiatan edukasi ini kami gelar setiap tahun agar masyarakat memahami politik secara utuh, tidak semata soal pemilu, tetapi juga soal peran warga dalam kehidupan bernegara,” ujar Muhammad Mansur.
Mansur menyampaikan, Partai NasDem Nunukan membuka ruang komunikasi dengan masyarakat, karena pendekatan dialog terus dibangun supaya aspirasi publik terserap secara menyeluruh dan informasi politik yang beredar di tengah masyarakat tidak menyesatkan.
“Partai hadir untuk mendengar, berdiskusi, dan memberikan informasi yang benar agar masyarakat terlibat aktif dalam pembangunan daerah, dengan cara itu, kami optimistis bisa meraih enam kursi di parlemen Nunukan,” kata Muhammad Mansur.
Dalam paparannya, ketua Fraksi Nasdem DPRD Nunukan ini mengatakan, pendidikan politik disebut sebagai tanggung jawab moral partai politik untuk menciptakan kehidupan demokrasi yang sehat dan berintegritas, Politik lanjutnya, dipahami sebagai ruang pengabdian kepada masyarakat yang dijalankan secara jujur, terbuka, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Kegiatan ini mengangkat tema Membangun Etika dan Partisipasi Politik untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat, Tema ini menggambarkan dorongan Partai NasDem Nunukan menghadirkan praktik politik yang bersih, bermartabat, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
Melalui tema tersebut, peserta diedukasi terkait etika dan budaya politik, mulai dari pentingnya partisipasi dalam proses demokrasi, penggunaan hak pilih secara cerdas, pengawalan kebijakan publik, hingga sikap tegas menolak politik uang, hoaks, dan ujaran kebencian.
Sebagai penguatan materi dari pemerintah daerah, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Nunukan, Hasan Basri Mursali, S.IP, tampil sebagai narasumber, kesbangpol menyampaikan perspektif kebijakan sekaligus gambaran peran negara dalam membangun kesadaran politik warga, terutama di wilayah perbatasan seperti Nunukan.
“Pendidikan politik harus berkesinambungan agar warga memiliki bekal pengetahuan dalam menyikapi dinamika politik lokal maupun nasional. Masyarakat yang paham politik akan lebih selektif menerima informasi dan berani menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab,” ujar Hasan Basri Mursali.#Adv/hmsnsdm









