Press "Enter" to skip to content

Kapolda Kaltara Sambut Menhut Raja Juli Antoni di Tarakan

TARAKAN, marajanews.id – Kapolda Kalimantan Utara Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy bersama Gubernur Kalimantan Utara Zainal Paliwang menyambut kedatangan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Raja Juli Antoni di Bandara Juwata Tarakan, Jumat (06/02/26).

Raja Juli Antoni tiba di Tarakan bersama staf Kementerian Kehutanan disambut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dengan penyambutan adat khas Kalimantan Utara, sebagai bentuk penghormatan masyarakat setempat terhadap tamu negara yang berkunjung ke daerah perbatasan tersebut.

Kapolda Kalimantan Utara Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy menyampaikan kunjungan Menteri Kehutanan membawa pesan bagi daerah pesisir.

“Kalimantan Utara memiliki kawasan mangrove yang luas dan perlu dijaga bersama. Kehadiran Menteri Kehutanan memberikan semangat baru bagi seluruh unsur di daerah,” kata Djati Wiyoto Abadhy.

Gubernur Kalimantan Utara Zainal Paliwang mengatakan agenda kunjungan kerja kali ini berkaitan dengan kegiatan penanaman mangrove.

“Penanaman mangrove dijadwalkan berlangsung besok, kegiatan tersebut sangat berarti bagi perlindungan pesisir dan kehidupan masyarakat yang bergantung pada laut,” ujar gubernur Kaltara.

Dikesempatan tersebut, Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni menjelaskan Tarakan dipilih karena memiliki ekosistem pesisir yang penting secara nasional.

“Mangrove di Kalimantan Utara berperan dalam menjaga garis pantai serta menjadi rumah bagi banyak biota laut,” ucap Raja Juli Antoni.

Menurutnya, kegiatan penanaman mangrove juga berdampak pada penguatan sektor pariwisata berbasis alam, kawasan pesisir yang hijau dan terawat dinilai mampu menarik minat wisatawan sekaligus menjadi sarana edukasi lingkungan.

Seluruh rangkaian penyambutan berjalan aman dan terkendali. Aparat kepolisian bersama instansi terkait mengatur arus kedatangan rombongan hingga meninggalkan bandara menuju agenda berikutnya.

Kunjungan kerja Menteri Kehutanan ini juga mempererat kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan aparat keamanan dalam menjaga kelestarian hutan serta wilayah pesisir Kalimantan Utara.

Dengan potensi ekowisata mangrove yang terus berkembang, Tarakan dan daerah pesisir lain di Kalimantan Utara diproyeksikan menjadi destinasi wisata alam unggulan yang berpadu dengan pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.#hmspldkltr

Bagikan :
error: Hubungi Redaksi