BULUNGAN, marajanews.id – Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md., membuka Konferensi Daerah (Konperda) Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) ke-XXXVI Daerah Kayan Hilir Tahun 2026 di Desa Long Beluah, Kecamatan Tanjung Palas Barat, Kabupaten Bulungan.
Konfrensi lima tahunan tersebut merupakan agenda GKII untuk mengevaluasi pelayanan, menyusun arah kebijakan organisasi, sekaligus memilih kepengurusan baru periode 2026–2031.
Konferensi dihadiri unsur Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, Pemerintah Kabupaten Bulungan, pimpinan GKII, para hamba Tuhan, tokoh masyarakat, serta utusan jemaat dari berbagai wilayah pelayanan, hal ini mencerminkan kuatnya kolaborasi antara pemerintah, gereja, dan masyarakat dalam menjaga kehidupan sosial yang harmonis sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan jajaran GKII Daerah Kayan Hilir yang telah mempersiapkan konferensi dengan baik, menurutnya, Konperda bukan sekadar agenda organisasi, tetapi juga ruang untuk melahirkan gagasan dan keputusan yang mampu memperkuat pelayanan gereja serta memberi manfaat bagi masyarakat luas. Pemerintah Kabupaten Bulungan, kata Kilat, berharap seluruh rangkaian sidang berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi masa depan GKII.
Kilat menilai tema “Bertumbuh Bersama” sangat relevan dengan tantangan kehidupan saat ini. Menurutnya, pertumbuhan gereja tidak cukup diukur dari bertambahnya jumlah jemaat, melainkan dari semakin kuatnya kualitas iman, kedewasaan rohani, semangat persaudaraan, serta kepedulian terhadap persoalan sosial di tengah masyarakat.
Nilai-nilai tersebut dinilai mampu memperkuat ketahanan sosial sekaligus menciptakan kehidupan yang damai dan saling menghargai.
Wakil Bupati juga menegaskan gereja memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter, melalui pembinaan rohani, pendidikan moral, serta pelayanan sosial, gereja diharapkan terus menanamkan nilai kasih, kejujuran, kerja keras, disiplin, dan tanggung jawab kepada generasi muda.
Sinergi tersebut dinilai menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga pembangunan karakter masyarakat.
Menghadapi proses pemilihan Badan Pengurus Daerah GKII Kayan Hilir periode 2026–2031, Kilat mengajak seluruh peserta mengedepankan persatuan dan hikmat dalam setiap tahapan persidangan.
Ia mengingatkan agar proses demokrasi di lingkungan gereja tidak dipandang sebagai ajang persaingan, melainkan sebagai bagian dari panggilan pelayanan. Siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin, menurutnya, harus mendapat dukungan seluruh jemaat agar roda organisasi dapat berjalan dengan baik dan pelayanan semakin berkembang.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bulungan untuk memperkuat kerja sama dengan seluruh lembaga keagamaan. Kolaborasi tersebut diarahkan pada pengembangan pendidikan, pemberdayaan masyarakat, pembinaan generasi muda, kegiatan sosial, serta penguatan nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama. Pemerintah meyakini peran organisasi keagamaan sangat penting dalam menciptakan masyarakat yang rukun, aman, dan berdaya saing.
Menutup sambutannya, Kilat memperkenalkan air minum dalam kemasan Kayanku, produk Perusahaan Umum Daerah Air Minum Danum Benuanta, sebagai salah satu kebanggaan Kabupaten Bulungan.#dkipbulungan
Ia mengajak masyarakat mendukung penggunaan produk lokal guna meningkatkan pendapatan asli daerah sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi. Wakil Bupati berharap Konferensi Daerah GKII ke-36 tidak hanya menghasilkan keputusan administratif, tetapi juga melahirkan program pelayanan yang memberikan dampak nyata bagi umat, masyarakat, dan kemajuan Kabupaten Bulungan.#dkipbulungan








