JAKARTA, marajanews.id – ParagonCorp kembali menorehkan prestasi di tingkat regional dengan memborong dua penghargaan bergengsi pada ajang The Economic Times Human Capital Awards (ETHCA) Southeast Asia 2026 yang digelar di One Farrer Hotel, Singapura, Kamis (28/7/26).
Perusahaan meraih Gold Award pada kategori Excellence in ESG & CSR Initiatives melalui program Paragonian Bergerak, serta Bronze Award pada kategori Excellence in Creating a Culture of Continuous Learning and Upskilling lewat inisiatif Human-Centric Continuum Growth Ecosystem.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas keberhasilan ParagonCorp membangun ekosistem pengembangan sumber daya manusia yang berpadu dengan kontribusi sosial berkelanjutan.
Ajang ETHCA Southeast Asia 2026 diikuti ratusan organisasi dari Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Filipina. Seluruh peserta menjalani proses seleksi ketat melalui evaluasi dokumen dan penilaian Grand Jury yang beranggotakan para Chief Human Resources Officer (CHRO) serta pemimpin bisnis independen dari berbagai negara di Asia Tenggara.
ParagonCorp menempatkan pembelajaran sebagai bagian dari budaya kerja, bukan sekadar aktivitas mengikuti pelatihan. Melalui Human-Centric Continuum Growth Ecosystem, perusahaan mengintegrasikan pengembangan kompetensi, pengalaman kerja, mentoring, kepemimpinan, hingga pemanfaatan teknologi dalam aktivitas sehari-hari.
Pendekatan tersebut membuka ruang bagi setiap Paragonian untuk terus meningkatkan kapasitas diri sekaligus memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perusahaan maupun masyarakat.
Ekosistem pembelajaran itu juga mendorong karyawan terlibat dalam proyek lintas fungsi, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, serta pendampingan langsung dari para pemimpin perusahaan.
Strategi ini dinilai mampu memperkuat kemampuan teknis sekaligus membangun kepemimpinan, daya kolaborasi, pola pikir kritis, dan kemampuan beradaptasi menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin dinamis.
Budaya belajar tersebut kemudian diwujudkan melalui Paragonian Bergerak, sebuah gerakan sosial yang mengajak seluruh karyawan menyisihkan satu hari kerja untuk menjalankan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Program yang berakar pada filosofi ParagonCorp sejak berdiri pada 1985 itu menghadirkan pengalaman langsung bagi karyawan untuk berbagi manfaat tanpa memandang posisi maupun fungsi pekerjaan.
Sepanjang Agustus hingga Desember 2025, lebih dari 14.000 Paragonian di 45 lokasi operasional, mulai dari kantor pusat, pabrik hingga 43 kantor cabang dari Aceh sampai Ternate, terlibat dalam program tersebut.
Sebanyak 151 inisiatif sosial berhasil dijalankan, meliputi edukasi pencegahan stunting, pendampingan UMKM, pemetaan potensi siswa dari keluarga prasejahtera, rehabilitasi ekosistem pesisir melalui penanaman mangrove, hingga dukungan kesehatan mental bagi anak-anak panti asuhan, seluruh program disusun bersama mitra lokal agar memberikan dampak yang terukur dan berkelanjutan.
Director Corporate Affairs ParagonCorp, Astri Wahyuni, mengatakan pembelajaran dan kebermanfaatan merupakan dua unsur yang saling menguatkan dalam perjalanan Perusahaan.
Menurutnya, setiap Paragonian didorong untuk terus berkembang melalui pengalaman, kolaborasi, dan pendampingan, sekaligus memiliki kesempatan menghadirkan dampak positif bagi masyarakat.
Ketika pekerjaan memiliki tujuan yang lebih besar, seseorang tidak hanya bertumbuh sebagai individu, tetapi juga sebagai pemimpin yang mampu membawa perubahan.
Raihan dua penghargaan di ETHCA Southeast Asia 2026 semakin mempertegas posisi ParagonCorp sebagai perusahaan yang mengedepankan pengembangan manusia secara berkelanjutan.
Ke depan, perusahaan berkomitmen memperluas budaya belajar, memperkuat kepemimpinan, meningkatkan kolaborasi, serta membuka lebih banyak ruang bagi seluruh Paragonian untuk menciptakan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di berbagai daerah.#corcomparagoncorp/m03






