Press "Enter" to skip to content

Hj. Rahmawati Apresiasi Karya Kreatif Pelajar Pramuka Nunukan, Bidik Pasar UMKM

NUNUKAN, marajanews.id — Produk olahan ikan, kerajinan berbahan lokal, hingga alat peraga budaya hasil karya pelajar Pramuka Nunukan berpeluang menjangkau pasar lebih luas.

Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara, Hj. Rahmawati Zainal, S.H., mendorong pengembangan produk tersebut melalui pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Hal ini disampaikannya saat meninjau stan Kemah Bakti Kreatif dan Inovatif Satuan Karya Widya Budaya Bakti Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Utara 2026 di Bumi Perkemahan SMA Negeri 1 Nunukan Selatan, Jumat (23/10/26).

Bersama Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kabupaten Nunukan, H. Irwan Sabri, S.E., M.M., Hj. Rahmati melihat langsung hasil kreativitas peserta dari tujuh pangkalan SMA dan SMK.

Di perkemahan itu, Para pelajar memamerkan beragam karya, mulai dari amplang, empek-empek, dan peyek kangkung hingga alat musik bambu, permainan tradisional, aplikasi, serta miniatur rumah adat Tidung.

Produk tersebut memperlihatkan pemanfaatan bahan baku sekitar sekaligus pengenalan budaya lokal melalui kegiatan pendidikan kepramukaan.

Salah satu karya yang menarik perhatian Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kaltara ini, empek-empek produksi siswa SMK Negeri 1 Nunukan.

Para siswa mengolah ikan secara berkelompok di laboratorium sekolah dengan dukungan bahan baku dari Dinas Perikanan, produk tersebut bahkan telah dipasarkan di sejumlah minimarket di Nunukan, termasuk kawasan Paras Perbatasan.

“Luar biasa karya-karya anak anak kita, mereka pandai sekali meracik dan menggunakan bahan yang mudah didapatkan dari lingkungan sekitar,” ujar Rahmawati saat meninjau stan peserta.

Ia mengingatkan para siswa agar menjaga cita rasa, mutu produk, dan kemasan supaya hasil produksi mereka mampu bersaing serta layak menjadi buah tangan khas Nunukan dan Kalimantan Utara.

Dalam kesempatan itu, Hj Rahmawati mengungkapkan, pengembangan produk pelajar telah dibicarakan bersama Bupati Nunukan.

Produk yang lolos seleksi, pengujian, dan penilaian kelayakan diharapkan dapat dipertemukan dengan pelaku UMKM serta kelompok PKK.

Skema tersebut diharapkan membuka akses promosi dan pemasaran sekaligus memberi ruang bagi pelajar untuk mengenal proses usaha sejak di bangku sekolah.

Selain pameran, kegiatan yang berlangsung pada 21–23 Oktober 2026 itu diikuti sekitar 250 peserta, panitia, sangga kerja, dan pembina pendamping.

Dalam kemah tersebut, peserta mengikuti perlombaan inovasi kerajinan berbasis budaya dan bahan lokal, pengolahan makanan ringan, serta alat peraga dan pembelajaran budaya. SMA dan SMK dari sejumlah pangkalan di Nunukan meraih juara pada kategori putra maupun putri.

Menutup kegiatan sebagai pembina upacara, Hj. Rahmawati Zainal, mengajak Gerakan Pramuka memperluas pelibatan gugus depan dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Utara.

Ia berharap kegiatan serupa terus mengembangkan kreativitas, keterampilan, kemandirian, kedisiplinan, dan kepedulian sosial generasi muda, sekaligus menjaga warisan budaya daerah agar tetap dikenal melalui karya yang dapat dimanfaatkan masyarakat.#m02

Bagikan :
error: Hubungi Redaksi