Press "Enter" to skip to content

DPK Pemkab Nunukan Gelar Bimtek Peningkatan Pengelola Perpustakaan Sekolah dengan InlisLit

NUNUKAN, marajanews.id – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Nunukan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk meningkatkan kapasitas tenaga pengelola perpustakaan sekolah dalam penerapan sistem automasi perpustakaan terintegrasi InlisLite. Selasa (19/11) 24).

Kegiatan ini diadakan untuk mendukung pengelolaan perpustakaan yang lebih efisien dan modern, khususnya di lingkungan sekolah-sekolah di Kabupaten Nunukan.

Bimtek yang diikuti oleh sejumlah pengelola perpustakaan di tingkat sekolah tersebut dilaksanakan di ruang pertemuan DPK Pemkab Nunukan.

Kepala DPK Pemkab Nunukan, Ir. H. Alamsyah, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memastikan bahwa setiap perpustakaan sekolah dapat memanfaatkan teknologi dalam mempermudah proses pengelolaan dan penyediaan layanan informasi bagi para siswa dan guru.

InlisLite, sistem automasi perpustakaan yang diperkenalkan dalam Bimtek kali ini, diharapkan dapat mengoptimalkan pengelolaan koleksi pustaka, pencatatan peminjaman, serta pemantauan pengembalian buku secara lebih terintegrasi.

Dengan sistem ini, diharapkan dapat mengurangi beban administratif dan meningkatkan kualitas layanan perpustakaan sekolah.

Materi Bimtek mencakup pelatihan teknis penggunaan sistem InlisLite yang meliputi pengenalan antarmuka pengguna, pengelolaan data koleksi buku, dan pemantauan transaksi peminjaman serta pengembalian buku secara otomatis.

Para peserta juga diberikan panduan praktis tentang bagaimana melakukan troubleshooting atau pemecahan masalah apabila menghadapi kendala dalam penggunaan sistem.

Diharapkan dengan adanya Bimtek ini, para pengelola perpustakaan sekolah dapat meningkatkan keterampilan mereka dalam menggunakan teknologi informasi untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. Selain itu,

Alamsyah juga menambahkan bahwa teknologi perpustakaan yang terintegrasi ini akan membuka peluang bagi siswa untuk mengakses sumber belajar yang lebih luas dan lebih mudah.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan DPK Pemkab Nunukan, Siti Zubaidah, menyatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan evaluasi untuk melihat sejauh mana penerapan sistem automasi ini dapat meningkatkan kinerja dan layanan perpustakaan di sekolah-sekolah di wilayah Kabupaten Nunukan.

Sebagai langkah lanjutan, DPK Pemkab Nunukan juga berencana mengadakan pelatihan-pelatihan lanjutan dan pemberian bantuan teknis untuk memastikan para pengelola perpustakaan dapat menggunakan sistem automasi ini dengan maksimal.

Dengan demikian, diharapkan perpustakaan sekolah di Kabupaten Nunukan akan semakin maju dan dapat memberikan kontribusi lebih besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan.#Adv

Bagikan :