TANJUNG SELOR, marajanews.id – Komitmen transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara di institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali digaungkan.
Polda Kalimantan Utara menyatakan dukungan penuh terhadap pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Polri Tahun Anggaran 2025 sebagai bagian dari mekanisme pengawasan eksternal.
Penegasan tersebut disampaikan Wakapolda Kalimantan Utara Brigjen Pol. Andries Hermanto seusai mengikuti Grand Entry Meeting Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Polri TA 2025 sekaligus penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan Semester II Tahun 2025, Selasa (3/2/26).
Kegiatan berlangsung secara virtual melalui Zoom Meeting dari Ruang Vidcon Mapolda Kaltara dengan kehadiran Wakapolda bersama Pejabat Utama Polda Kaltara.
“Secara terpusat, kegiatan ini digelar Mabes Polri bersama tim pemeriksa BPK Republik Indonesia di Gedung Bhara Daksa. Entry meeting menjadi tahapan awal pemeriksaan laporan keuangan Polri dalam sistem pengawasan eksternal negara,” kata Brigjen Andries
Brigjen Andries menjelaskan, pemeriksaan BPK RI memastikan pengelolaan keuangan negara berjalan tertib, transparan, akuntabel, serta sesuai regulasi. Agenda tahunan tersebut juga memperkuat tata kelola keuangan di lingkungan Polri agar selaras dengan ketentuan perundang-undangan.
Menurut Brigjen Andries, kegiatan tersebut memiliki arti penting bagi jajaran Polda Kaltara dalam memastikan seluruh pengelolaan anggaran berjalan sesuai aturan. “Polda Kaltara siap mendukung penuh proses pemeriksaan BPK sebagai bagian menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian,” ujarnya.
Brigjen Andries menambahkan, hasil pemeriksaan BPK menjadi bahan evaluasi internal bagi Polda Kaltara. “Pemeriksaan ini mendorong perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan anggaran agar semakin tertib dan akuntabel, sekaligus meminimalkan potensi penyimpangan,” tuturnya.#hmspldkltr










