TANJUNG SELOR, marajanews.id – Polda Kalimantan Utara bergerak cepat membantu memadamkan kebakaran yang melanda deretan rumah kontrakan dan kios warga di Jalan Jelarai, kawasan Telur Pecah, Tanjung Selor, Jumat malam (30/1/2026).
Direktorat Samapta menerjunkan 15 personel, didukung patroli R2 dan R4 serta kendaraan taktis Karhutla untuk menjinakkan api yang membesar dalam waktu singkat.
Kepala Subdirektorat Samapta Polda Kaltara, AKP Rudi Hartono, menyampaikan personel langsung menyebar begitu laporan masuk.
“Tim Samapta segera turun ke lokasi untuk membantu pemadaman dan pengamanan area, karena api cepat merambat ke bangunan lain,” kata Rudi saat ditemui di lokasi kejadian.
Pemadaman melibatkan kolaborasi lintas instansi bersama Polresta Bulungan, Dinas Pemadam Kebakaran, unsur TNI, dan Satpol PP.
Kobaran api menghanguskan 11 unit rumah kontrakan dan kios milik warga. Asap tebal sempat menyelimuti kawasan padat penduduk tersebut dan membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi tersendat.
Informasi awal dari petugas menyebutkan kebakaran muncul sekitar pukul 18.30 WITA. Api diduga berasal dari kios yang melakukan aktivitas penyalinan bahan bakar minyak jenis Pertalite.
Tumpahan BBM mengenai jerigen dan memicu api membesar hingga menjalar ke bangunan di sekitarnya. “Kondisi bangunan yang saling berhimpitan membuat api cepat menyambar,” ujar Rudi.
Berbekal kerja sama di lapangan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.40 WITA. Personel kemudian melakukan pendinginan dengan memindahkan puing-puing sisa kebakaran guna mencegah munculnya titik api baru.
Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.#hmspldkltra










