TANJUNG SELOR, marajanews.id – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Rismanto, Apresiasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan konsisten menggelar kompetisi debat pelajar sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda di Kabupaten Nunukan.
Menurutnya, kegiatan debat pelajar bernilai strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah.
Selain menjadi ajang adu gagasan, kata Rismanto, kompetisi tersebut juga mampu melatih keberanian, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan komunikasi para pelajar dalam menyampaikan argument dan bertanggung jawab.
“Salut dengan Bawaslu Nunukan yang mampu menciptakan mental petarung pada generasi muda melalui kompetisi debat pelajar. Karena di tangan pemuda, terkadang lahir ide-ide besar yang tidak terpikirkan oleh generasi sebelumnya,” ujar Rismanto, Selasa (2/6/26).
Ia menilai, kehadiran ruang-ruang intelektual debat pelajar merupakan kebutuhan edukasi di tengah derasnya perkembangan teknologi informasi dan arus digitalisasi yang semakin memengaruhi pola pikir generasi muda.
Melalui kegiatan tersebut, pelajar diajak untuk tidak sekadar menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu menganalisis, mengkritisi, dan menawarkan solusi terhadap berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.
Rismanto mengatakan, budaya berdialog dan bertukar gagasan perlu terus ditanamkan sejak dini agar generasi muda terbiasa menghargai perbedaan pandangan.
Menurutnya, kemampuan berargumentasi secara sehat merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun kehidupan demokrasi yang berkualitas.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pelajar di wilayah perbatasan memiliki potensi yang tidak kalah besar dibandingkan daerah lain.
Terhadap dukungan yang tepat dari pemerintah, lembaga pendidikan, maupun berbagai pemangku kepentingan, potensi tersebut diyakini dapat berkembang menjadi kekuatan yang mampu membawa kemajuan bagi daerah.
“Anak-anak muda di perbatasan punya kemampuan dan semangat luar biasa. Tinggal bagaimana semua pihak mendukung agar potensi itu terus tumbuh,” ungkapnya.
Rismanto berharap kompetisi debat pelajar yang digagas Bawaslu Nunukan dapat terus berlanjut dan menjadi agenda berkelanjutan dalam upaya mencetak generasi muda yang kritis, percaya diri, serta memiliki kepedulian terhadap demokrasi.
Ia juga berharap program serupa dapat menjadi inspirasi bagi kabupaten dan kota lain di Kalimantan Utara untuk memperkuat kapasitas generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan bangsa.#m03/Adv







