BULUNGAN, marajanews.id – Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si mengajak masyarakat untuk membiasakan mengonsumsi pangan yang aman, bergizi, bermutu, sekaligus mendukung produk lokal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan memperkuat perekonomian daerah.
Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (GERMAS SAPA) yang digelar Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Ruang Rapat Inspektorat Bulungan, Tanjung Selor, Selasa (21/7/26).
Dalam kesempatan itu, Syarwani meminta seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan segera menindaklanjuti berbagai rekomendasi hasil evaluasi yang disampaikan BPOM.
Menurutnya, hasil monitoring tidak hanya menjadi bahan penilaian, tetapi juga menjadi pijakan untuk menyusun program lanjutan yang mampu memperluas budaya konsumsi pangan aman di tengah masyarakat.
Ia mengapresiasi BPOM Tarakan yang selama ini konsisten memberikan pendampingan, pembinaan, dan pengawasan terhadap berbagai program keamanan pangan di Kabupaten Bulungan.
Program GERMAS SAPA di Bulungan telah diterapkan melalui sejumlah kegiatan, di antaranya Desa Pangan Aman di Desa Gunung Putih, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas di Pasar Tanjung Palas, serta pembudayaan keamanan pangan di sejumlah sekolah, yakni SMP Negeri 3 Tanjung Selor, SMP Negeri 3 Tanjung Palas, MIN 1 Bulungan, dan MTs Negeri Bulungan.
Program tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran masyarakat sejak dini mengenai pentingnya memilih, mengolah, hingga mengonsumsi pangan yang memenuhi standar keamanan.
Syarwani menegaskan, keamanan pangan tidak hanya berkaitan dengan perlindungan kesehatan masyarakat, tetapi juga berpengaruh terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, produktivitas, serta daya saing daerah.
Masyarakat yang mengonsumsi makanan sehat dan aman akan memiliki kondisi fisik yang lebih baik sehingga mampu menjalankan aktivitas secara optimal. Sebaliknya, pangan yang tidak memenuhi standar keamanan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan yang berdampak luas terhadap kehidupan keluarga maupun pembangunan daerah.
Selain mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pangan aman, Pemerintah Kabupaten Bulungan juga terus mendorong peningkatan konsumsi produk-produk lokal. Beras hasil pertanian Bulungan kini semakin mudah diperoleh di pasar tradisional, sementara hasil perikanan daerah terus berkembang menjadi berbagai produk olahan yang memiliki nilai tambah.
Bupati juga memperkenalkan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Kayanku yang telah diproduksi secara massal oleh perusahaan daerah dan kini dipasarkan di berbagai gerai di Tanjung Selor dan sekitarnya.
Seluruh proses produksi melibatkan tenaga kerja lokal Bulungan dengan kapasitas ribuan botol setiap hari untuk memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat. Kehadiran AMDK Kayanku menjadi bukti bahwa Bulungan mampu menghadirkan produk lokal yang berkualitas, aman dikonsumsi, sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat dan daerah.#dkipbulungan










