BULUNGAN, marajanews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan mulai menjalankan 10 Proyek Strategis Daerah (PSD) Tahun 2026 sebagai langkah mempercepat pembangunan di berbagai sektor.
Program yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati Bulungan Nomor 100.3.3.2/313 Tahun 2026 itu didukung anggaran lebih dari Rp40 miliar untuk membangun infrastruktur, memperkuat layanan publik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata di seluruh wilayah Kabupaten Bulungan.
Bupati Bulungan Syarwani menjelaskan, proyek strategis tersebut merupakan investasi pembangunan jangka panjang yang dirancang untuk menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Menurutnya, pembangunan tidak hanya berorientasi pada penyediaan infrastruktur fisik, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan aktivitas ekonomi baru, memperluas akses pelayanan publik, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di berbagai kecamatan.
“Tahun ini pemerintah daerah menjalankan 10 Proyek Strategis Daerah sebagai bentuk investasi pembangunan. Fasilitas yang dibangun diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian, mempercepat pemerataan pembangunan, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Syarwani.
Sejumlah proyek yang menjadi prioritas meliputi peningkatan Jalan Simpang Poros Salimbatu–Sei Urang di Kecamatan Tanjung Palas dengan anggaran lebih dari Rp8 miliar, serta peningkatan Jalan Gunung Seriang–Peso (STA Gunung Ilanun) di Kecamatan Tanjung Palas Barat senilai lebih dari Rp6 miliar.
Selain memperkuat konektivitas antarwilayah, Pemkab Bulungan juga mengalokasikan sekitar Rp5 miliar untuk penanganan saluran pembuang di kawasan Jalan Buah-Buahan Tanjung Selor guna mengurangi potensi genangan dan mendukung sistem drainase perkotaan.
Pada sektor lingkungan dan perdagangan, pemerintah menganggarkan sekitar Rp2,5 miliar untuk pengadaan peralatan pengolahan sampah di Pusat Daur Ulang (PDU) Tanjung Selor. Sementara itu, pengembangan Pasar Induk Tanjung Selor dilakukan melalui pembangunan pagar serta gerbang keluar-masuk otomatis dengan nilai lebih dari Rp5 miliar.
Di bidang pertanian, pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) Kelompok Tani KM 56 dan KM 57 Desa Sajau, Kecamatan Tanjung Palas Timur, mendapat alokasi sekitar Rp1,6 miliar untuk memperlancar distribusi hasil pertanian dan meningkatkan produktivitas petani.
Pemkab Bulungan juga memperkuat sektor kesehatan melalui pengadaan alat kedokteran mata berupa Phacofragmentation System senilai sekitar Rp1,5 miliar guna meningkatkan kualitas pelayanan medis. Bupati Syarwani menegaskan, seluruh proyek strategis tersebut tersebar di sejumlah kecamatan sebagai wujud pemerataan pembangunan.
Ia berharap masyarakat ikut mengawasi pelaksanaan proyek agar berjalan sesuai perencanaan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat yang luas bagi kemajuan Kabupaten Bulungan serta kesejahteraan masyarakat.#dkipbulungan










