TANJUNG PALAS, marajanews.id – Masjid Al Ahkam yang berada di Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, kembali menghidupkan tradisi keagamaan yang telah lama mengakar di tengah masyarakat.
Pada Minggu malam (6/9), masjid tersebut menggelar rangkaian Maulid Arbain, sebuah tradisi peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan secara berkesinambungan selama 40 hari.
Pelaksanaan kali ini istimewa lantaran menandai perjalanan panjang kegiatan tersebut yang telah memasuki tahun ke-25.
Malam itu, jemaah dari berbagai penjuru Tanjung Palas tumpah ruah memadati area masjid. Lantunan shalawat bersahutan mengiringi jalannya acara, sementara tausiah disampaikan langsung oleh Dr. Ahmad bin Muthahar, Lc., MA, yang membawakan kajian mendalam seputar keteladanan Rasulullah SAW.
Tak hanya dihadiri masyarakat umum, kegiatan tersebut turut mendapat perhatian dari unsur pemerintah daerah dengan hadirnya Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kabupaten Bulungan, Errin Wiranda, SE.
Dalam sambutannya, Errin Wiranda menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Takmir Masjid Al Ahkam yang selama seperempat abad terakhir konsisten merawat tradisi ini tanpa henti.
Menurutnya, ketekunan tersebut merupakan wujud nyata kecintaan masyarakat Tanjung Palas terhadap ajaran dan sejarah Islam.
“Apresiasi kepada Takmir Masjid Al Ahkam Kecamatan Tanjung Palas yang secara konsisten menyelenggarakan Maulid Arbain ini hingga memasuki pelaksanaan yang ke-25,” ujar Errin.
Lebih jauh, Errin menegaskan bahwa Maulid Arbain tidak sekadar berhenti sebagai seremoni tahunan.
Baginya, kegiatan ini adalah ruang bertumbuhnya kecintaan umat kepada Rasulullah SAW sekaligus wadah mempererat silaturahmi antarjemaah, tempat masyarakat berkumpul, bershalawat bersama, dan memperdalam pemahaman terhadap akhlak mulia yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW sepanjang hayatnya.
Di akhir sambutannya, Errin mengingatkan bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW semestinya tidak berhenti pada perayaan simbolis semata, melainkan harus menjelma dalam laku hidup sehari-hari.
“Kecintaan kepada Rasulullah SAW bukan hanya diwujudkan dengan memperingati kelahiran, tetapi juga dengan menghidupkan sunnah dan akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya, menutup rangkaian Maulid Arbain malam itu.#dkipbulungan








