BULUNGAN, marajanews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan kembali memperkuat sektor pertanian dengan mendistribusikan bantuan 171 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani dan gabungan kelompok tani (gapoktan) di wilayah tersebut.
Bantuan yang disalurkan melalui Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan ini terdiri dari 16 unit corn seller, 80 unit hand sprayer, dan 75 unit power sprayer, yang diharapkan mampu mendongkrak efisiensi kerja sekaligus produktivitas petani.
Penyerahan bantuan tersebut menyasar sekitar 12 kelompok tani dan gapoktan yang dinilai paling membutuhkan dukungan peralatan dalam menunjang aktivitas pertanian sehari-hari.
Wakil Bupati Bulungan Kilat, A.Md, yang hadir dalam kegiatan penyerahan, menegaskan bahwa bantuan alsintan merupakan wujud nyata perhatian pemerintah daerah terhadap denyut nadi kehidupan para petani.
“Sekali lagi kami menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pertanian yang sudah mengakomodasi masyarakat kita, khususnya petani-petani yang membutuhkan peralatan dalam peningkatan produksi pertanian,” ujar Kilat.
Kehadiran alsintan, menurut Kilat, menjadi salah satu kunci penting agar petani dapat bekerja lebih cepat, efektif, dan efisien. Pekerjaan yang sebelumnya harus dikerjakan secara manual dengan waktu dan tenaga yang tidak sedikit, kini dapat dipangkas signifikan berkat kehadiran mesin-mesin tersebut.
Meski demikian, Kilat tak menampik bahwa bantuan yang digulirkan saat ini belum mampu menjangkau seluruh kelompok tani di Kabupaten Bulungan, sebuah realitas yang tak lepas dari keterbatasan anggaran daerah.
Menyadari keterbatasan tersebut, Kilat berpesan agar setiap kelompok tani penerima benar-benar menjaga dan memanfaatkan alsintan sesuai peruntukannya. Ia mewanti-wanti agar bantuan yang bersumber dari uang rakyat itu tidak berakhir menjadi barang teronggok tak terpakai, apalagi sampai berpindah tangan melalui jual beli.
“Harapan kami, semoga alat ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Jangan sampai barang ini menjadi barang yang tidak bisa dipakai atau dijual. Alat ini diberikan untuk membantu petani,” tegasnya.
Sebagai bentuk pengawasan, Pemkab Bulungan berencana melakukan pengecekan langsung ke lapangan guna memastikan alsintan benar-benar digunakan sesuai fungsinya.
Kilat mencontohkan, apabila sebuah kelompok tani menerima alat untuk mendukung panen jagung, namun saat dicek ternyata tidak ada aktivitas pertanian jagung di kelompok tersebut, hal itu akan menjadi catatan serius.
Ia menekankan, pemberian bantuan harus selaras dengan aktivitas nyata yang dijalankan kelompok penerima agar dampaknya benar-benar terasa bagi peningkatan produksi dan kesejahteraan petani.
Kilat juga menyinggung pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Bulungan dalam menjaring aspirasi kebutuhan sarana dan prasarana pertanian dari masyarakat.
Sinergi ini, kata dia, diharapkan terus terjalin sehingga kebutuhan petani dapat dipetakan lebih baik dan bantuan dapat disalurkan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.
Dalam kesempatan itu, Kilat turut menyampaikan salam dari Bupati Bulungan Syarwani yang berhalangan hadir karena harus menghadiri agenda lain pada waktu bersamaan.#dkipbulungan









