BULUNGAN, marajanews.id — Gelaran Gebyar Kadin Expo 2026 di Lapangan Agathis, Tanjung Selor, resmi berakhir pada akhir pekan lalu, menutup rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak 22 Agustus 2026.
Selama hampir dua pekan, pameran tersebut menjelma menjadi ruang temu bagi pelaku usaha, masyarakat, dan pemangku kepentingan untuk memperlihatkan geliat ekonomi Kabupaten Bulungan dari berbagai sektor, mulai dari produk kuliner, kerajinan, hingga jasa kreatif buatan warga setempat.
Malam penutupan berlangsung khidmat sekaligus meriah, dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kabupaten Bulungan, Errin Wiranda, SE.
Dalam sambutannya, Errin menyampaikan apresiasi kepada Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bulungan beserta seluruh pihak yang telah bahu-membahu menyukseskan penyelenggaraan expo.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan semata ajang jual-beli, melainkan panggung strategis yang mempertemukan pelaku usaha dengan konsumen, mitra bisnis, sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap produk-produk lokal.
“Expo ini bukan sekadar tempat untuk memamerkan dan menjual produk. Tapi juga ruang untuk membangun jejaring, membuka peluang pasar, mempertemukan pelaku usaha dengan konsumen dan mitra usaha, sekaligus membangun kepercayaan terhadap produk lokal,” ujar Errin.
Lebih jauh, Errin memandang pameran ini sebagai cermin kreativitas dan potensi ekonomi warga Bulungan yang selama ini mungkin belum banyak terekspos ke publik luas.
Menurutnya, geliat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tampil di expo menjadi modal berharga bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Karena itu, ia mendorong para pelaku usaha untuk menjadikan momentum ini sebagai titik tolak evaluasi diri dan lompatan kualitas.
“Jadikan momentum ini sebagai titik awal untuk naik kelas,” tegasnya, seraya menjelaskan bahwa naik kelas yang dimaksud mencakup banyak aspek, mulai dari mutu produk, desain kemasan, strategi pemasaran, pemanfaatan teknologi digital, hingga tata kelola manajemen usaha yang lebih rapi.
Di tengah derasnya arus digitalisasi dan pergeseran perilaku konsumen, Errin mengingatkan pelaku UMKM untuk semakin lincah beradaptasi.
Ia menyebut pemanfaatan platform digital dan media sosial sebagai kunci untuk memperluas jangkauan pasar, tanpa lagi terbatas pada wilayah Bulungan saja.
Pemerintah kabupaten, tuturnya, berkomitmen menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan produktif, meski ia menekankan bahwa penggerak utama roda ekonomi tetap ada di tangan pelaku usaha dan masyarakat itu sendiri.
“Sinergi pemerintah, Kadin, pelaku usaha, UMKM, perbankan, lembaga pendidikan, komunitas, dan masyarakat harus terus diperkuat,” katanya.
Errin berharap semangat kolaborasi yang tumbuh selama pelaksanaan Gebyar Kadin Expo 2026 tidak padam begitu saja seusai acara.
Ia ingin jejaring yang telah terjalin tumbuh menjadi kerja sama nyata, baik dalam hal pemasaran, pembiayaan, maupun peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Dengan berakhirnya expo tahun ini, ia optimistis semakin banyak produk lokal Bulungan yang mampu menembus pasar lebih luas dan bersaing di luar daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa potensi ekonomi masyarakat Bulungan layak untuk terus digarap dan dikembangkan.#dkipbulungan








