NUNUKAN, marajanews.id— Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Nunukan tak hanya menjalani pembinaan di balik terali besi, namun mereka berkontribusi untuk masyarakat.
Keterlibatannya merenovasi Masjid Al-Jafar di Semengkadu tercermin dan meberikan kotribusi ke masyarakat bahkan berlanjut dengan kegiatan bakti sosial, pembagian paket sembako, pada Kamis (15/10).
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur dan Utara, Yan Rusmanto, bersama Kepala Lapas Nunukan, Donny Setiawan, menyerahkan bantuan berupa beras dan sejumlah kebutuhan pokok kepada warga sekitar Masjid Al-Jafar.

Dalam kesempatan itu, Yan Rusmanto mengapresiasi keterlibatan warga binaan dalam renovasi masjid, menurutnya, pembinaan di dalam lapas perlu menghasilkan keterampilan yang dapat digunakan untuk membantu lingkungan setelah warga binaan kembali ke tengah masyarakat.
“Pemasyarakatan harus mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat, hari ini kita tidak hanya berbagi bantuan kebutuhan pokok, tetapi juga melihat bukti bahwa warga binaan mampu memberikan kontribusi positif melalui keterampilan dan tenaga mereka dalam renovasi Masjid Al-Jafar,” ujar Kakanwil Ditjenpas Kaltimtara.

Dikesempatan yang sama, Kalapas Kelas IIB Nunukan, Donny Setiawan menjelaskan, penyaluran sembako tersebut melanjutkan kegiatan sosial yang sebelumnya melalui renovasi Masjid Al-Jafar, yang sekaligus mengimplementasikan keterampilan warga binaan berkontribusi dilingkungan sosial masyarakat.
Donny menambahkan pembinaan tidak cukup hanya mengubah perilaku warga binaan selama menjalani masa pidana, Lapas Nunukan juga membekali WBP kemampuan kerja dan pengalaman sosial agar dapat menjalani kehidupan secara mandiri setelah bebas.
Penyaluran sembako berlangsung dalam suasana hangat bersama masyarakat Semengkadu, Bantuan beras dan kebutuhan pokok lainnya diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari, sekaligus mempererat hubungan antara jajaran Pemasyarakatan dan lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIB Nunukan mengarahkan pembinaan agar memberikan manfaat di dalam maupun di luar lapas, keterlibatan warga binaan dalam renovasi rumah ibadah dan kegiatan sosial menjadi bagian dari upaya membangun keterampilan, kepedulian, serta kesiapan WBP untuk kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.#hmslanuka/m02







