Namanya Indonesia Ia terangkai dengan baris katulistiwa akrostik Rempah melimpah menopang sajaknya Hanya ia tetap miskin meski kaya Tiang-tiang setiap kata kokoh Mengerat teras negeri lampu-lampu pijar mampu menarik laron Kupu-kupu malam itu sekali terbang lalu mati Sajak Indonesia raya Kosong melompong Kaya kata maknanya menguap Artinya dibawa pergi penguasa Saat ijazah menjadi pembahasan sengit Haze menjadi sepele Angkat senjata mu, bang! Rajut sajak dengan jarimu Larik-larik bait Lirik-lirik kata Terangkai di tepi peta Bukan berarti tak mampu berbuat Susunlah puzzle menjadi Rima Menjadi puisi tak terbatas makna Sebatik, 4 November 2026, Enawaty - Penulis adalah Pegiat TBM Patok II Perbatasan Sebatik

Sajak Tepi Peta
More from PUISI & ESSAIMore posts in PUISI & ESSAI »





