Press "Enter" to skip to content

Covid 19 Tak Terkendali, Satgas Terbitkan Surat Edaran

NUNUKAN – Pandemik Covid 19 di Kabupaten Nunukan  tak terkendali, awal januari hingga saat ini covid 19 mengalami peningkatan yang cukup signifikant dan setiap hari jumlah kasus terkonfirmasi positif bertambah bahkan ada yang meninggal dunia.

Juru bicara satgas covid 19 Nunukan, Aris Suyono mengatakan, data yang dihimpun per 8 januari 2020 mencapai 710 kasus sejak oktober hingga awal januari tahun ini.

” Jumlah kasus yang terkonfirmasi 519 dan meninggal dunia bertambah sebanyak 6 orang, penambahan inilah sehingga Nunukan kembali ditetapkan sebagai Zona Merah,” kata Aris Suyono, Jumat (8/1/21) kemarin.

Info Grafis Perkembangan Kasus Covid 19 di Kabupaten Nunukan
Info Grafis Perkembangan Kasus Covid 19 di Kabupaten Nunukan

Bertambahnya jumlah kasus terkonfirmasi positif di Kabupaten Nunukan, Satgas covid 19 menerbitkan Surat Edaran Nomor 1 Tahun 2020 Tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat Dalam Rangka Pencegahan dan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid 19).

Surat Edaran tersebut menekankan pada pemberlakuan pembatasan kegiatan  operasional rumah makan, restoran, cafe dan sejenisnya diminta untuk membatasi jam layanan ditempat hingga pukul 19.00 wita dan memberlakukan pelayanan take away (Pesan Bungkus) diatas jam tersebut. layanan ini akan diberlakukan mulai 11 hingga 25 januari selama 14 hari dan akan di evaluasi sesuai dengan perkembangan situasi pandemik covid 19 di Kabupaten Nunukan.

Untuk operasional tempat hiburan, saranan hiburan masyarakan, Pub Bar, Diskotik Karaoke dan sejenisnya Satgas memperkenankan  membuka fasiltas tersebut hingga pukul 19.00 wita dan juga akan dievaluasi kembali sesuai perkembangan kasus Covid 19 di Kabupaten Nunukan.

Terhadap pelaku usaha dan karyawan serta pengunjung wajib mematuhi protokol kesehatan dan membatasi jumlah pengunjung dari kapasitas  biasanya sesuai dengan surat edaran yang terbitkan Satgas Covid 19 Nomor 3 Tahun 2020 tentang Protokol Pencegahan Penularan Covid 19 di Tempat Usaha.

Selain itu, Satgas Covid 19 tidak memberikan rekomendasi izin pelaksanaan kegiatan masyarakat dan melarang aktifitas masyarakat mengundang  orang dalam jumlah besar yang dapat menimbulkan kerumunan, termasuk acara resepsi pernikahan dan acara lainnya.

Satgas Covid 19 juga menghimbau kepada seluruh Kepala Kecamatan agar kembali mengaktifkan posko penanganan covid 19 di wilayah masing masing untuk mengendalikan pencegahan dan penularan Covid 19.

Aparat TNI-Polri dan Satpol PP melakukan pemantauan dan penindakan terhadap pelanggaran protokol kesehatan pencegahan penularan Covid 19 serta memberikan sanksi sesuai  dengan peraturan Bupati No. 28 Tahun 2020 dan ketentuan  Pidana  yang diatur dalam undang-undang kekarantinaan Kesehatan dan KUHP serta peraturan lainnya yang berlaku.(Fik)

Bagikan :
Top Update :
error: Hubungi Redaksi
Pariwara Prokes