Press "Enter" to skip to content

PDIP Nunukan Bidik Nardi Azis Sebagai Kader Partai.

NUNUKAN – Ada yang istimewa di Hari Ulang Tahun Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Nunukan yang ke 48, kemarin. Partai Banteng Moncong Putih ini membidik tokoh politik Nunukan Nardi Azis, tandem ke gerbong partai besutan megawati sukarno putri ini.

Sekretaris Jendral (Sekjen) DPC PDIP Nunukan,  H. Andi Abbas Turi mengatakan, peringatan HUT PDIP ini mengagendakan menyambangi sejumlah tokoh politik dan masyarakat Nunukan sekaligus mengajak dan bersama sama membesarkan PDIP.

” Kami menemui sejumlah tokoh masyarakat termasuk Pak Nardi Azis berbincang bincang terkait situasi politik di Kabupaten Nunukan, kami sangat bangga ketika bertemu dengan beliau apalagi menyatakan akan bergabung di PDIP Nunukan,” kata Andi Abbas didampingi sejumlah pengurus Partai saat menemui Nardi Azis di Yamaker, Minggu (10/1/21).

Menurutnya, figur Nardi Azis memiliki track record kepemimpinan yang sudah diakui banyak kalangan, sehingga PDIP mengajaknya kembali bergelut ke dunia Politik yang selama ini ia tinggalkan.

” Tidak gampang mengajak seorang tokoh bergabung ke Partai Politik seperti Nardi, sepak terjangnya sudah banyaklah kita ketahui, apalagi setelah kami ngobrol banyak dengan beliau, salah satu keinginannya adalah membesarkan PDIP artinya kita memiliki visi yang sama terutama dalam hal kolaborasi gagasan terkait dengan eksistensi PDIP di Kabupaten Nunukan,” jelasnya.

Sebelumnya Nardi Azis pernah memimpin Partai Politik sebagai Ketua DPC. Partai Bulan Bintang selama dua periode di Kabupaten Nunukan. Ia tidak banyak menceritakan pengalamannya sejak menakhodai partai tersebut.

Namun kembali ke dunia politik menurutnya adalah suatu kepedulian merumuskan dan mengarahkan segala bentuk kebijakan pembangunan yang tentunya harus dimotori oleh figur berpotensi mengawal kepetingan masyarakat.

” Kalau kita tidak berpoltik apalagi tidak peduli dengan politik sama saja membiarkan orang orang yang tidak punya potensi duduk sebagai wakil rakyat di legislatif yang tidak membawa harapan jelas terhadap masyarakat,” kata Nardi.

Menurutnya, PDIP selama ini eksis berjuang untuk kepentingan masyarakat Nunukan, selama ia mengamati pergerakan PDIP dan Ketua DPP PDIP, Ibu Megawati Soekarno Putri, Partai ini konsisten digaris depan untuk kepentingan rakyat artinya perjuangan yang diciptakan mulai dari wong cilik bukan hanya sebatas simbol melainkan membangun dari bawah dan tidak melupakan konstituen.

Saat ini lanjutnya, sedikitnya 3 anggota legislatif keterwakilan Kaltara di DPR  RI, menurutnya jika ketiganya peduli dengan masyarakat, segala kepentingan warga di wilayah perbatasan ini tentu terwujud, namun realitas yang terjadi adalah hanya satu wakil rakyat kaltara dari Partai PDI Perjuangan yang nyata mewujudkan kepentingan masyarakat di Kalimantan Utara.

” Karena itulah saya memilih PDIP, selain karena visi yang sama, juga karena eksis memperjuangkan harapan masyarakat di wilayah perbatasan ini,” tambahnya.

Ia mencontohkan salah satu anggota legislatif perwakilan Kaltara adalah Dedy Sitorus, Nardi menilai anggota DPR RI ini memiliki rekam jejak dan berfikir rasional untuk memajukan kalimantan utara kedepan.

PDIP melahirkan Dedi Sitorus terbukti membangun Kaltara mulai dari pelosok seperti di Kecamatan Krayan, Sembakung, Sebatik, Nunukan hingga ke Kabupaten Malinau semua merasakan bentuk kepeduliannya.

Karena itu kedepannya bukan hanya satu anggota legislatif yang berperan aktif terhadap pembangunan, namun ketiganya wajib dan terdepan mewujudkan pembangunan di Kalimantan utara sebagai halaman depan NKRI.

Soal kedudukannya sebagai kader PDIP, Nardi mengatakan hanya sebatas pendukung dan simpatisan, untuk masuk ke tingkat kepengurusan tentu ada mekanisme partai yang ia harus lalui.

” Itu terpulang dari keputusan pengurus PDIP, apakah menerima secara legowo saya masuk dalam struktur ataukah sebatas simpatisan, tapi Insya Allah kehadiran saya di PDIP tentunya akan berjuang untuk Partai, sekali lagi saya tekankan kehadiran saya menjadi darah segar untuk PDIP Nunukan kedepannya,” tutup Nardi. (Fik)

Bagikan :
Top Update :
error: Hubungi Redaksi
Pariwara Prokes