Press "Enter" to skip to content

Adil Kompak Nakhodai Nunukan, Terimakasih Bang Haji.

NUNUKAN – Selama 5 tahun mendampingi Bupati Laura, tidak sedikit sumbangsih ide, gagasan dan pemikiran yang diberikan oleh Faridil Murad dalam menjalankan roda pemerintahan. Ia jauh lebih senior, namun wakil bupati nunukan yang akrab disapa Bang Haji ini, memposisikan dirinya dengan sangat baik sebagai orang nomor dua di pemerintahan.

Meski Jabatannya berakhir hari ini, Senin (31/5), ia akan terus memberikan dukungan dan kontribusi ke Pemerintah Kabupaten Nunukan. walaupun sudah kembali berkumpul bersama keluarga tercinta,

Posisinya sebagai wakil bupati, digantikan olehH. Hanafiah, M.Si. juniornya di Pemerintahan yang sama – sama berjuang dan merintis dari awal pembentukan Pemerintahan Kabupaten Nunukan. Sementara Hj. Asmin Laura Hafid masih akan melanjutkan pengabdiannya sebagai Bupati Nunukan di periode kedua hingga tahun 2024.

Bupati, Wakil Bupati danSekda Kabupaten Nunukan
Penyerahan LKPJ Bupati dan Wakil Bupati Nunukan ke Plt. Kepala Daerah Nunukan, Serfianus, S.IP.

Di beberapa daerah lain masyarakat sering mendengar adanya rivalitas antara bupati dan wakil bupati, maka hal seperti itu nyaris tidak pernah terdengar selama pemerintahan ADIL. Bupati dan wakil bupati bisa berbagi peran dan saling mengisi antara satu dengan yang lain sehingga jalannya roda pemerintahan menjadi efektif dan produktif.

Tidak ada istilah ‘matahari kembar’ dipemerintahan ini, keduanya memiliki perasaan sejajar punya kuasa, dan tak ada yang merasa lebih pintar, dan paling bisa, bahkan Laura sudah menganggap Faridil sebagai ‘orang tuanya’ sendiri.

Maka tidak heran jika Keduanya begitu kompak menakhodai pemerintah Kabupaten Nunukan sampai di ujung masa jabatannya, dan mengakhirinya dengan soft landing, pendaratan yang sempurna. Meski kita tahu bersama bahwa tantangan yang dihadapi di era pemerintahan keduanya begitu kompleks.

Sebagai seorang insinyur dan menguasai persoalan – persoalan teknis, Faridil Murad lebih senang berjalan kaki ratusan meter di areal persawahan yang becek untuk mengecek dan mengawasi pembuatan saluran irigasi, ketimbang duduk manis dari balik meja kantornya. Sementara sebagai kepala pemerintahan, Bupati Laura bisa lebih fokus mengendalikan dan mengambil kebijakan – kebijakan pemerintahan demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Wakil Bupati Nunukan
Wakil Bupati Nunukan periode 2016-2021, Faridil Murad ST

Alhasil, kombinasi politisi – birokrasi itu berhasil mencatatkan sederet prestasi dan piagam penghargaan dari berbagai pihak selama lima tahun ini. Yang paling mentereng, Pemerintah berhasil menyabet opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) lima kali berturut – turut. Semua itu tentu tidak bisa dilepaskan dari peran dan sumbangsihnya seorang Faridil Murad, anak kolong yang sudah kenyang makan asam garamnya dunia birokrasi.

Kini, setelah saatnya harus meninggalkan pemerintahan yang begitu dicintainya, Faridil akhirnya bisa berbangga dan menarik nafas lega karena penerusnya adalah H. Hanafiah, koleganya yang selama ini terkenal memiliki dedikasi dan loyalitas yang tidak perlu diragukan. Pernah sama – sama mencapai puncak karier sebagai ASN, Faridil optimis penggantinya akan bisa meneruskan perjuangannya.

Atas segala dedikasi tersebut, kiranya sangat pantas jika seluruh masyarakat di Kabupaten Nunukan memberi apresiasi, penghargaan, dan ucapan terima kasih yang setulus – tulusnya kepada Ir. H. Faridil Murad, ST. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan ganjaran atas segala kebaikan dan pengabdian tersebut. Akhirnya, kami selalu mendoakan semoga Bang Haji selalu diberikan kesuksesan di medan pengabdian yang lain.(Adv)

Bagikan :
Top Update :
error: Hubungi Redaksi
Pariwara Prokes