Press "Enter" to skip to content

Kampanyekan Budaya di NFW, Desain Modern Batik Lulantatibu Jadi Pusat Perhatian.

NUNUKAN, marajanews.id – Dalam pelaksanaan Nunukan Fashion Week (NFW) yang digelar Minggu, 14 Agustus 2022 di depan Tugu Dwikora kemarin, Salah satu busana yang berhasil mencuri perhatian adalah Batik Lulantatibu.

Pasalnya Batik Lulantitubu tersebut merupakan batik yang memiliki corak khas empat suku dayak yang berada di perbatasan Kabupaten Nunukan yaitu Dayak Lundayeh, Dayak Tagalan, Dayak Taghol, Dayak Tidung dan Bulungan yang kemudian disingkat Lulantatibu serta sengaja didesain menjadi busana modern.

Natasha Permata Aidi yang kerap disapa Hj. Tasha merupakan Duta Wisata Kabupaten Nunukan pada Tahun 2013 mengungkapkan dirinya senang mengkampanyekan budaya lokal Batik Lulantatibu di kegiatan NFW.

Batik Lulantitubu
Desain Modern Batik Lulantitubu Nunukan yang diperagakan oleh Model.

“Tentu merupakan sebuah kebanggaan memakai Batik Lulantatibu di ajang unjuk fashion ini. Tepatnya kita sedang memperlihatkan pada masyarakat seperti ini corak batik khas Kabupaten Nunukan”- Ucapnya.

Hj. Tasha yang juga merupakan pengurus KNPI Kabupaten Nunukan menambahkan harapan kedepan kepada masyarakat khususnya pemuda dapat mengkampanyekan Batik Lulantatibu sebagai tema kegiatan busana.

“Kedepan saya berharap bagi masyarakat terkhusus pemuda dapat melaksanakan kegiatan lain yang menampilkan kreatifitas dan inovasi busana dengan tema Batik Lulantatibu sebagai bentuk kecintaan terhadap budaya lokal”- Tambahnya.

Disisi lain perlu diketahui busana batik yang dikenakan merupakan gradasi Batik Lulantatibu dengan corak menggunakan pewarna alami, Corak dan desain diperoleh dari Usaha Kecil Menengah (UKM) Cemerlang di Kabupaten Nunukan.***

Sumber : Bidang Komunikasi dan Informasi KNPI Nunukan.

Bagikan :