Press "Enter" to skip to content

Lagi, Bea Cukai Nunukan Musnahkan Ribuan Barang Ilegal.

NUNUKAN, marajanews.id Sebagai komitmen dalam mewujudkan dan menjalankan tupoksi community protector, Kantor Pengawasan dan pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Nunukan kembali memusnahkan barang illegal yang masuk ke Indonesia melalui wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan.

Bea Cukai Nunukan Musnahkan Ribuan Barang Ilegal.
Pemusnahan Tembakau dilakuakn dengan cara dibakar.

Pemusnahan barang eks milik Negara ini, hasil penindakan yang dilakukan KPPBC TMP C Nunukan bersinergi dengan Satgas Pamtas RI-MLY, Polres Nunukan, KSKP Nunukan Dan Lanal Nunukan pada periode 2020 hingga November 2022.

Bea Cukai Nunukan Musnahkan Ribuan Barang Ilegal.

Plh. Kepala Kantor Bea Cukai Nunukan, Agus Cahyo.Plh. Kepala Kantor Bea dan Cukai Nunukan, Agus Cahyo mengatakan, barang tegahan tersebut mendapatkan persetujuan untuk dimusnahkan dari Kementrian Kuangan sesuai dengan surat persetujuan Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Tarakan nomor : S-26/MK.6/KNL.1303/2022 tanggal 15 November 2022 dan S-27/MK.6/KNL.1303/2022.

“ Potensi kerugian Negara dari hasil penindakan barang-barang tersebut setelah dilakukan perhitungan sebesar Rp 861.851.720.” Kata Agus saat menyampaikan siaran pers, Kamis (24/11/22) di Kantor Bea Cukai Nunukan.

Agus menjelaskan, barang yang dimusnahkan tersebut meliputi, minuman etil Alkohol berbagai merek sebanyak 1.068 botol, 788 kaleng dan 11 jerigen, tembakau atau rokok illegal berbagai merk sebanyak 200 set dan 7.866 pcs, Kosmetik yang tidak memiliki izin BPOM sebanyak 192 pcs, Ballpres atau pakaian bekas 48 karung dan tas, dompet sepatu dan termos sebanyak 100 pcs.

Bea Cukai Nunukan Musnahkan Ribuan Barang Ilegal.
Pemusnahan MMEA dan Kosmetik dihancurkan dengan cara dilindas menggunakan roller.

Pemusnahan Minuman Mengandung Etil Alkohol dan Kosmetik dilakukan dengan cara melindas dan dihancurkan menggunakan roller, tembakau dibakar, obat-obatan dan ballpres dipendam ke tanah dan untuk tas, dompet, sepatu dan termos dengan cara dipotong.

Dengan pemusnahan tersebut Bea dan Cukai Nunukan berharap hal ini bisa mengedukasi masyarakat terkait ketentuan Kepabeanan dan Cukai.

Selain itu,  juga diharapakan memperkuat sinergi dengan suruh instansi pemerintah dan aparat penegak hukum di wilayah perbatasan dalam mengamankan hak-hak penerimaan Negara maupun melindungi masyarakat Indonesia dari masuknya barang berbahaya yang berasal dari luar negeri.#fik.

Bagikan :