NUNUKAN, marajanews.id – Bupati Kabupaten Nunukan H. Irwan Sabri menyampaikan capaian kinerja pemerintahan genap satu tahun kepemimpinan dalam pidato di Masjid Hidayaturrahman Islamic Center Nunukan, Sabtu (21/3/26), sesaat sebelum pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah.
Dalam Pidato tersebut Bupati Nunukan menyampaikan bahwa perjalanan pemerintahan bersama Wakil Bupati Hermanus sejak 20 Februari tahun lalu, sejumlah program yang berjalan disebutkan merupakan wujud kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menjadi fondasi awal membangun daerah perbatasan yang lebih maju.
Program pendidikan menjadi perhatian, terlihat dari penyaluran seragam sekolah bagi siswa SD hingga SMP serta bantuan beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa berprestasi.
Begitupula akses teknologi juga diperluas melalui penyediaan layanan internet berbasis satelit di wilayah perbatasan yang sebelumnya belum tersentuh jaringan.
Ajak Optimis Terhadap Konflik Global
Di tengah tekanan ekonomi akibat konflik di berbagai negara yang berdampak pada nilai tukar rupiah, daya beli masyarakat, hingga lonjakan harga kebutuhan pokok. Bupati Nunukan mengajak masyarakat tidak larut dalam kekhawatiran.
“Selain itu semangat kita untuk terus bekerjasama dan gotong royong juga menjadi kunci agar tetap teguh menghadapi tantangan. Percayalah tidak ada badai yang tidak berlalu dan masa depan akan semakin cerah,” kata Irwan Sabri, SE.
Sektor pertanian dan perikanan juga mendapat perhatian melalui bantuan alat tangkap, bibit, pupuk, serta peralatan produksi, pelaku UMKM menerima dukungan modal dan peningkatan peralatan, sementara pembangunan infrastruktur terus digencarkan, termasuk jalan penghubung antar kecamatan dan jalan usaha tani.
Di bidang layanan dasar, pemerintah daerah memperkuat ketersediaan listrik serta menghadirkan tenaga dokter spesialis di kecamatan. Program perbaikan rumah tidak layak huni turut berjalan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah.
Menutup pidatonya, Bupati Irwan menegaskan kondisi keamanan daerah tetap terjaga dengan baik selama satu tahun terakhir. Kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman suku dan agama disebut sebagai kekuatan utama Nunukan, bahkan tingkat toleransi yang tinggi menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah perbatasan tersebut.#prokopim/Adv











