TARAKAN, marajanews.id – Komisi II DPRD Kabupaten Nunukan menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat kepada Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum, dalam kunjungan silaturahmi yang berlangsung di Tarakan, Rabu (10/6/26).
Pertemuan tersebut menjadi momentum menyuarakan berbagai kebutuhan masyarakat, khususnya yang berada di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan.
Ketua Komisi II DPRD Nunukan, Andi Fajrul Syam, SH, didampingi Sekretaris Komisi II, Ramsah, memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan langsung sejumlah persoalan yang selama ini dikeluhkan warga di Kecamatan Sebatik.
Aspirasi tersebut mencakup kebutuhan infrastruktur dasar yang dinilai sangat mendesak untuk menunjang aktivitas masyarakat.
Salah satu persoalan utama yang disampaikan adalah kebutuhan jaringan listrik di Kampung Tebol, Desa Sungai Limau, Kecamatan Sebatik Tengah.
Hingga saat ini, warga di kawasan tersebut masih berharap adanya pemerataan layanan kelistrikan agar dapat menikmati akses energi yang memadai seperti masyarakat di wilayah lainnya.
Selain persoalan listrik, Komisi II DPRD Nunukan juga menyampaikan kondisi infrastruktur jalan yang masih membutuhkan perhatian serius pemerintah.
Peningkatan akses jalan dinilai penting untuk memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas ekonomi, serta membuka keterisolasian sejumlah kawasan yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi.
“Kami menyampaikan langsung kepada Gubernur terkait kebutuhan masyarakat di lapangan. Listrik di Kampung Tebol dan akses jalan di Nunukan Selatan merupakan kebutuhan yang sangat mendesak. Kami berharap pemerintah provinsi dapat memberikan perhatian dan dukungan terhadap persoalan ini,” kata Andi Fajrul Syam.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Komisi II DPRD Nunukan, Ramsah, juga menyampaikan beragam aspirasi masyarakat Kecamatan Sebatik yang berkaitan dengan peningkatan fasilitas publik dan pembangunan infrastruktur penunjang.
Menurutnya, sebagai wilayah perbatasan yang menjadi beranda terdepan Indonesia, Sebatik membutuhkan perhatian lebih agar pembangunan dapat berjalan merata dan berkelanjutan.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kaltara.
Ia menyatakan bahwa daerah perbatasan dan kawasan yang masih membutuhkan peningkatan infrastruktur dasar tetap menjadi prioritas dalam agenda pembangunan pemerintah provinsi.
“Semua keluhan dan harapan masyarakat ini akan menjadi catatan penting bagi pemerintah provinsi. Kami akan berkoordinasi dengan dinas teknis untuk melihat skala prioritas serta menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran,” kata Zainal.
Pertemuan yang berlangsung hangat dan diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dan Pemerintah Kabupaten Nunukan dalam mempercepat pemerataan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di kawasan perbatasan negara.#Adv











