Syarwani meminta para peserta tidak berhenti setelah mengikuti pelatihan, tetapi membawa pengetahuan yang diperoleh untuk diterapkan di desa masing-masing.
Tiga pemuda dari setiap desa diharapkan menjadi penggerak yang dapat menularkan pengetahuan kepada generasi muda lainnya, sekaligus membangun kolaborasi dengan pemerintah desa.
Pengembangan tersebut ditargetkan berlanjut dari Long Buang ke desa lain, seperti Long Yin, Long Peleban, Long Leju, Long Biak, hingga seluruh wilayah Kecamatan Peso.
Penguatan peran pemuda dalam sektor pertanian juga diarahkan untuk mendukung program Madya atau Muda Berdaya, Muda Berkarya yang menjadi program unggulan Pemkab Bulungan.
Ia menilai keterlibatan generasi muda penting untuk memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung agenda ketahanan pangan nasional.
“Masa depan Kabupaten Bulungan ada di tangan anak-anak muda, salah satunya yang mengikuti program sekolah lapangan ini. Berawal dari Long Buang, kemajuan pertanian dan perkebunan di Kabupaten Bulungan akan kita bangun bersama-sama,” ujarnya.#dkipbulungan
Pages: 1 2











