BULUNGAN, marajanews.id — Wakil Bupati Bulungan Kilat, A.Md., meminta peserta Tour Holyland tidak menjadikan perjalanan ke Tanah Suci sekadar wisata religi.
Ia berharap setiap peserta pulang membawa pengalaman spiritual, nilai kebaikan, serta semangat baru untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kilat menyampaikan pesan tersebut saat melepas rombongan peserta Tour Holyland di Pendopo Rumah Jabatan Wakil Bupati Bulungan, akhir pekan lalu.
Menurut dia, perjalanan ke berbagai tempat yang memiliki nilai sejarah dan keagamaan harus menjadi ruang untuk melakukan refleksi diri, memperbanyak doa, serta memperkuat rasa syukur dan keimanan.
Kilat mengingatkan peserta agar tidak berhenti pada pengalaman mengunjungi tempat-tempat suci dan bersejarah.
Ia justru mendorong mereka memahami makna spiritual dari setiap perjalanan sehingga pengalaman tersebut dapat membentuk sikap yang lebih bijaksana, rendah hati, peduli, dan penuh kasih kepada sesama.
“Jangan hanya membawa pulang foto dan cerita perjalanan. Bawalah pulang nilai-nilai kebaikan, persaudaraan dan keteladanan,” pesan Kilat.
Selain memperkuat keimanan, Kilat meminta peserta menjaga kebersamaan selama perjalanan.
Perbedaan usia, latar belakang, maupun kondisi fisik, kata dia, tidak boleh menjadi penghalang untuk saling membantu.
Ia juga mengingatkan peserta menjaga kesehatan karena perjalanan yang panjang dan rangkaian kegiatan membutuhkan kondisi fisik yang prima agar seluruh agenda dapat dijalani dengan nyaman dan khusyuk.
Dalam kesempatan itu, Kilat juga menitipkan doa untuk Kabupaten Bulungan. Ia berharap para peserta turut mendoakan daerah tersebut agar senantiasa aman, damai, pembangunan berjalan lancar, dan masyarakat semakin sejahtera.
“Doakan Kabupaten Bulungan agar selalu aman dan damai, pembangunan berjalan lancar, serta masyarakat kita semakin sejahtera,” ujarnya.
Kilat kemudian mendoakan seluruh rombongan agar mendapat kesehatan, keselamatan, kemudahan, dan kelancaran hingga kembali ke Bulungan.
Ia berharap perjalanan Tour Holyland menjadi momentum yang tidak hanya memperkaya pengalaman pribadi, tetapi juga mempererat persaudaraan dan melahirkan semangat untuk menebarkan kebaikan di tengah keluarga maupun masyarakat.
“Berangkat dengan niat baik, jalani dengan penuh syukur, dan pulang membawa hati yang semakin kuat serta nilai-nilai kebaikan untuk dibagikan kepada sesama,” tutupnya.#dkipbulungan






