NUNUKAN, marajanews.id – Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) DPRD Nunukan menyoroti besarnya belanja daerah dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) 2026.
Dalam pandangan umum fraksi, pendapatan daerah setelah perubahan tercatat sekitar Rp1,7 triliun, sedangkan belanja daerah mencapai Rp1,9 triliun.
Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Fraksi Hanura, Achmad Triyadi, dalam Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi terhadap Nota Penjelasan Bupati Nunukan mengenai RAPBD Perubahan 2026 di ruang rapat paripurna DPRD Nunukan, Kamis (17/9/26).
Fraksi Hanura meminta pemerintah daerah menerapkan kebijakan anggaran secara cermat agar belanja daerah memberi manfaat langsung kepada masyarakat.
Achmad Triyadi mengatakan, besaran anggaran pendapatan setelah perubahan mencapai Rp1,7 triliun.
Menurut Fraksi Hanura, angka tersebut perlu dikelola dengan tata kelola anggaran yang dapat mendukung program pemerintahan serta pelaksanaan visi dan misi pembangunan Kabupaten Nunukan.
“Pemerintah diharapkan dapat membangun dan menjalankan visi misi yang telah diusulkan kepada masyarakat Kabupaten Nunukan dengan bukti yang lebih real,” kata Achmad dalam penyampaian pandangan umum Fraksi Hanura.
Fraksi Hanura juga memberi perhatian terhadap penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD) setelah perubahan. PAD Nunukan tercatat turun sekitar Rp48 miliar.
Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah karena Nunukan memiliki berbagai sektor yang dapat dikembangkan sebagai sumber pendapatan daerah. Fraksi Hanura meminta pengelolaan potensi tersebut dilakukan lebih baik agar PAD dapat meningkat.
Selain pendapatan, Fraksi Hanura mengingatkan pemerintah mengenai prinsip akuntabilitas publik dalam pengelolaan RAPBD-P 2026.
Akuntabilitas, menurut fraksi, perlu diterapkan sejak tahap perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan anggaran.
Dengan pendapatan sekitar Rp1,7 triliun dan belanja Rp1,9 triliun, pemerintah daerah diminta menjalankan anggaran secara bijak agar setiap belanja memiliki manfaat yang dapat dirasakan masyarakat Nunukan.#Adv/m02









