TANJUNG SELOR, marajanews.id – Perundungan bisa bermula dari ejekan sederhana, tetapi dampaknya dapat membekas pada anak. Karena itu, personel Polsek Tanjung Palas Barat mengenalkan bahaya bullying kepada siswa TK Pembina Tanjung Palas Barat, Senin (21/9/2026).
Briptu Randy Marsino mengajak para siswa mengenali perilaku yang dapat menyakiti teman. Polisi juga mengajarkan anak agar saling menghargai, menyayangi, serta tidak menggunakan kekerasan saat berinteraksi dengan teman di sekolah.
Randy menjelaskan, bullying tidak selalu berbentuk tindakan fisik. Ejekan, hinaan, atau perkataan yang menyakiti perasaan teman juga termasuk perilaku perundungan yang perlu dihindari sejak usia dini.
“Anak-anak diajak untuk saling menyayangi, menghargai dan tidak menyakiti teman, baik secara fisik maupun dengan perkataan,” kata Briptu Randy dalam kegiatan tersebut.
Polisi juga mengajak siswa tidak memilih diam ketika mengalami atau melihat bullying. Anak-anak diminta segera menceritakan kejadian kepada guru maupun orang tua agar persoalan dapat ditangani sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
“Jika melihat atau mengalami bullying, jangan takut untuk bercerita kepada guru maupun orang tua,” pesan Randy kepada para siswa.
Edukasi tersebut menjadi bagian dari kegiatan kepolisian dalam membangun pemahaman anak tentang perilaku saling menghormati. Sekolah pun didorong menjadi lingkungan yang aman dan nyaman bagi siswa.#hmspldkltr











