NUNUKAN, marajanews.id – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Nunukan, Ryan Antoni, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, khususnya Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, SE, terhadap penanganan infrstruktur di Dataran Tinggi Krayan.
Respon Pemkab Nunukan terhadap hal tersebut, menyusul instruksi Bupati untuk segera membangun kembali jembatan poros jalan Simpang Lembudud-Kurid di Kecamatan Krayan Barat yang putus akibat banjir.
“ Jembatan Kurid merupakan satu satunya akses penghubung enam desa di Krayan Barat, Karna tingginya curah hujan menyebabkan banjir dan merusak struktur jembatan dan menutup akses masyarakat setempat, kala itu,” kata Riyan menceritakan kondisi Jembatan.
Ia menambahkan, Warga bergantung pada jembatan darurat berbahan kayu glondongan yang dibangun kontraktor pada 2016, sejak awal Maret 2024, Pemkab Nunukan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mengambil langkah konkret dengan mengalokasikan anggaran untuk perbaikan jembatan.
Ryan Antoni menilai bahwa langkah ini sebagai bukti kepedulian pemerintah daerah terhadap kesulitan masyarakat di pedalaman.
Apresiasi Dukungan Pemkab
Ketua Fraksi Karya Kebangkitan Nasional (KKN) DPRD Nunukan ini mendukung aspirasi warga, Ia menilai Bupati Nunukan patut diapresiasi sebagai pemimpin yang responsif, terutama dalam menangani kondisi darurat di Krayan Barat.
“Ini bukti bahwa beliau benar-benar memprioritaskan kepentingan rakyat,” tegas Ryan.
Meski demikian, Ryan mengakui bahwa anggaran yang tersedia saat ini terbatas, sehingga hanya memungkinkan pembangunan jembatan sementara.
Namun, ia optimis bahwa Pemkab Nunukan akan merealisasikan permintaan warga untuk infrastruktur yang lebih kuat di tahun-tahun mendatang.
Ia berharap performa positif tersebut terus berlanjut, termasuk dalam penanganan masalah infrastruktur di wilayah pedalaman dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan DPRD dapat terus ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama di daerah tertinggal.
Pembangunan Jembatan Mulai DiKerjakan
Saat ini, proses pembangunan jembatan sementara itu telah dimulai dan diperkirakan selesai dalam waktu satu minggu.
Warga setempat, Padan Utham, turut membantu pengerjaan jembatan agar akses transportasi segera pulih.
“Kami berharap minggu depan jembatan sudah bisa digunakan,” ujarnya.
Kepala Desa Kecamatan Krayan Barat, Arifin Marten juga menyampaiakn hal yang sama, ia mengucapkan terima kasih kepada Bupati Nunukan, Irwan Sabri SE merespon keluhan warga di Kecamatan tersebut.
Namun, ia berharap Pemkab Nunukan dapat mengalokasikan anggaran lebih besar pada APBD 2026 untuk membangun jembatan permanen atau semi permanen, mengingat kondisi jembatan darurat saat ini masih rentan terhadap bencana.











