Press "Enter" to skip to content

Bupati Bulungan Ingatkan Kades Kelola Dana Desa Transparan dan Akuntabel

BULUNGAN, marajanews.id – Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd membuka Retreat Kepala Desa se-Kabupaten Bulungan yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) di halaman Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Jalan Agathis, Tanjung Selor, Senin (20/7/26).

Kegiatan tersebut merupakan ruang pembinaan bagi seluruh kepala desa untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan sekaligus menyamakan arah pembangunan desa di Kabupaten Bulungan.

Pembukaan retreat dipimpin langsung oleh Bupati Syarwani dan dihadiri Wakil Bupati Bulungan Kilat, A.Md, Sekretaris Daerah H. Risdianto, S.Pi., M.Si., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala perangkat daerah, serta seluruh kepala desa dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bulungan.

Dalam sambutannya, Syarwani menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala desa yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, retreat bukan sekadar agenda pelatihan, tetapi menjadi wadah membangun komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah kabupaten dengan pemerintah desa.

Ia menyebut agenda tersebut sebagai Madu Ngempada, sebuah ruang kebersamaan untuk mempererat hubungan kerja dan memperkuat sinergi dalam menjalankan roda pemerintahan.

Bupati menjelaskan, pembangunan Kabupaten Bulungan tidak dapat dipisahkan dari kemajuan desa, karena itu, kepala desa memiliki tanggung jawab besar sebagai pemimpin pemerintahan, pelayan masyarakat, penggerak pembangunan, sekaligus penjaga keharmonisan sosial.

Peran tersebut menuntut kemampuan memimpin yang adaptif, mampu membaca kebutuhan masyarakat, serta menghadirkan kebijakan yang memberi manfaat langsung bagi warga.

Ia menilai tantangan yang dihadapi pemerintah desa saat ini semakin kompleks. Pengelolaan keuangan desa harus dilakukan secara profesional dan sesuai aturan, sementara pelayanan publik dituntut semakin cepat, mudah diakses, dan berkualitas.

Selain itu, pembangunan desa juga harus melibatkan partisipasi masyarakat serta memanfaatkan perkembangan teknologi informasi agar pelayanan menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.

Syarwani secara khusus mengingatkan seluruh kepala desa agar menjaga integritas dalam menjalankan amanah. Ia meminta pengelolaan dana desa dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menurutnya, setiap rupiah anggaran yang dikelola merupakan amanah masyarakat yang harus dipertanggungjawabkan sehingga tidak boleh disalahgunakan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Kelola desa secara transparan, akuntabel, dan hindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang. Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama dalam membangun desa, sehingga harus dijaga melalui tata kelola pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab,” tegas Syarwani.

Ia juga memastikan Pemerintah Kabupaten Bulungan akan terus memberikan pendampingan, pembinaan, serta peningkatan kapasitas aparatur desa melalui berbagai program yang berkelanjutan.

Karena itu, Bupati mengajak seluruh kepala desa menjadikan retreat sebagai momentum memperkuat wawasan, kepemimpinan, dan semangat kolaborasi demi mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan berdaya saing.

Ia menegaskan visi Kabupaten Bulungan sebagai daerah yang berdaulat dan unggul melalui pembangunan hijau berkelanjutan hanya dapat tercapai apabila seluruh desa berkembang secara merata.

“Kemajuan Bulungan berawal dari desa yang maju. Ketika desa tumbuh dan masyarakatnya sejahtera, maka kemajuan seluruh kecamatan hingga Kabupaten Bulungan akan terwujud,” pungkasnya.#dkipbulungan

Bagikan :