Press "Enter" to skip to content

Polres Nunukan Gandeng BP3MI dan Disnaker Bantu Pekerja Migran

NUNUKAN, marajanews.id – Sebanyak 107 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dideportasi dari Tawau, Malaysia, mendapat pendampingan dari Polres Nunukan.

Kepolisian menggandeng Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) dan Dinas Tenaga Kerja untuk memberikan edukasi perlindungan pekerja sekaligus membuka akses informasi lapangan pekerjaan.

Kegiatan ini berlangsung Jumat (6/11/26) melalui penyuluhan dan pembinaan Sat Binmas Polres Nunukan. Kasat Binmas IPTU Andi Irwan menjelaskan, kepolisian menghadirkan program Polisi Peduli Pengangguran untuk membantu masyarakat yang belum memiliki pekerjaan, termasuk PMI setelah kembali ke daerah asal.

“Melalui program Polisi Peduli Pengangguran, kami berupaya membantu masyarakat mendapatkan informasi pekerjaan dan menghubungkan mereka dengan pihak-pihak yang memiliki peluang lapangan kerja,” ujar Andi Irwan.

Menurutnya, persoalan pekerjaan membutuhkan perhatian setelah para PMI kembali dari Malaysia, tanpa informasi dan akses pekerjaan, sebagian pekerja migran berpotensi kembali mencari penghasilan ke luar negeri tanpa memahami prosedur keberangkatan yang berlaku.

Karena itu, Sat Binmas memberikan pembekalan mengenai tata cara bekerja ke luar negeri, hak dan kewajiban pekerja migran, serta risiko penipuan, Iptu Andi Irwan mengingatkan para PMI agar menghindari jalur keberangkatan ilegal yang dapat menimbulkan persoalan hukum maupun merugikan pekerja.

Petugas juga membuka ruang pengaduan bagi peserta yang mengalami gangguan kesehatan, karena itu para PMI segera menyampaikan keluhan kepada petugas BP3MI agar memperoleh pemeriksaan dan penanganan sesuai kondisi masing-masing.

“Jika ada yang mengalami gangguan kesehatan, segera laporkan kepada petugas BP3MI agar mendapatkan penanganan. Jangan menunda pemeriksaan apabila kondisi tubuh mengalami gangguan,” katanya.

Melalui pendampingan tersebut, Polres Nunukan, BP3MI, dan Dinas Tenaga Kerja memberikan layanan yang mencakup perlindungan pekerja, edukasi migrasi aman, serta akses informasi ketenagakerjaan.

Polres Nunukan berharap pembinaan itu membantu para PMI merencanakan pekerjaan berikutnya secara lebih aman dan memperoleh penghasilan melalui jalur yang sesuai prosedur.#m04

Bagikan :
error: Hubungi Redaksi