Press "Enter" to skip to content

Bupati Nunukan, Resmikan Kecamatan Lumbis Hulu

NUNUKAN – Bupati Kabupaten Nunukan, Hj Asmin Laura Hafid SE MM meresmikan Kecamatan Lumbis Hulu, Kamis (27/08) di Desa Tau Lumbis Nunukan. Dengan peresmian ini, menambah jumlah wilayah administrasi Kabupaten Nunukan menjadi 17 Kecamatan.

Hal ini tentunya sangat dinantikan masyarakat di wilayah tiga, karena dapat memudahkan pelayanan pemerintah terkait urusan adminstrasi publik dan mempertegas pembangunan di suatu wilayah perbatasan.

Bupati Kabupaten Nunukan, Hj Asmin Laura Hafid SE MM menyampikan Sambutan Dalam Acara Silaturahmi Pemerintah Daerah bersama Masyarakat Kecsamatan Lumbis Hulu segaligus Syukuran atas diresmikannya Kecamatan Lumbis Hulu, Kamis (27/08) di Desa Tau Lumbis Kabupaten Nunukan.

Hj Asmin Laura Hafid SE MM mengatakan, pembentukan kecamatan ini bukan dibentuk begitu saja, namun ada harapan dan makna yang terkandung didalamnya yaitu harga diri bangsa dipertaruhkan, sekaligus seluruh pihak sebagai anak bangsa berkarya dan bergandengan tangan membangun negeri ini.

Kecamatan Lumbis Hulu merupakan wilayah perbatasan Indonesia – Malaysia, Pemerintah Pusat telah menganggarkan pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebesar Rp 224 Milyar di desa tersebut dan saat ini dalam proses lelang.

Putri H. Abdul Hafid Achmad ini berharap pembangunan PLBN tersebut tentunya akan berdampak pada kemajuan daerah dan secara khusus kesejahteraan masyarakat di kecamatan yang berbatasan langsung dengan Malaysia ini.

“Saya berharap, dengan kehadiran PLBN Labang ini nanti benar benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang ada di perbatasan, tentunya dengan terbukanya lapangan pekerjaan baru untuk putera puteri daerah dan peluang usaha seperti jasa transportasi sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat” harap Laura, menyampaikan sambutan dalam syukuran peresmian Kecamatan Lumbis Hulu.

Penandatangan Prasasti Tugu Perbatasan Kecamatan Lumbis Hulu oleh Bupati Nunukan, Hj Asmin Laura Hafid SE MM.

Acara yang digelar di balai adat Balai Adat Desa Tau Lumbis ini berjalan hikmat dan diikuti dengan penuh antusias oleh para hadirin dan undangan. Hadir dalam kesempatan tersebut, Anggota DPRD Nunukan, Sekretaris Daerah Nunukan serta kepala OPD di Lingkungan Pemkab Nunukan, tokoh Adat, Agama dan Masyarakat di Desa Tau Lumbis.

Selain itu Bupati Nunukan juga menyampaikan, makna dan nilai-nilai positif membangun kebersamaan, dalam bahasa Dayak Tahol Agabag Laura menegaskan, Ahuhumaya taka,

Asuang poyo kahuang taka, Apasingkai ra pamahunan asandong. Artinya Mari Saling Bekerjasama, Banyak Hal Yang Masih Harus Kita Lakukan Bersama, Mari Bangkit Bersama Membangun Wilayah Ini Menjadi Daerah Yang Maju” .

Kebersamaan membangun daerah, Kata Laura membutuhkan langkah strategis, terukur dan terencana, sehingga ada keberlanjutan pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, karena itu perlu tindakan dan kerja yang nyata untuk bangkit membangun wilayah perbatasan menjadi daerah maju.

“Kita tidak bisa memajukan suatu wilayah tanpa suatu tindakan yang nyata, dan pada hari ini suatu tindakan yang nyata itu telah diwujudkan oleh Pemerintah yaitu dengan pembentukan kecamatan baru yakni Kecamatan Lumbis Hulu” tutur Laura.

Waga Setempat mendirikan Tugu Pertabatasan Kecamatan Lumbis Hulu di Desa Tau Lumbis.

Dikesempatan yang sama, hadir Plt. Camat Lumbis Hulu Justinus S.Sos, ia mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati Nunukan beserta rombongan di Kecamatan ini.

“Terima kasih kepada Ibu Bupati dan rombongan yang sudah hadir ke daerah ini, dimana daerah kami ini sangat jauh dan terpencil di daerah perbatasan, beginilah situasi dan kondisi kami masyarakat perbatasan sebagai ‘patok hidup’ diwilayah NKRI”, ujar Justinus.

Melalui acara tersebut Justinus menyampaikan penjelasan singkat kondisi wilayah Kecamatan Lumbis Hulu, bahwa Kemacatan ini terdiri atas 10 Desa, jumlah kepala keluarga 350, saat ini untuk menuju ke desa Tau Lumbis dari mansalong hanya bisa ditempuh melalui aliran sungai dengan transportasi perahu atau long boat kurang lebih 6 jam.

“ Baru baru ini Disdukcapil Pemprov Kaltara bersama Disdukcapik Pemkab Nunukan telah melakukan perekaman data pendukung sehingga pada hari ini Kartu Keluarga kami telah berubah dari Kecamatan Lumbis Ogong menjadi Kecamatan Lumbis Hulu” jelas Justinus.

Rangkaian kegiatan ini Bupati Nunukan didampingi Ketua DPRD, dan segenap anggota DPRD Nunukan beserta rombongan beserta tokoh adat dan tokoh masyarakat meresmikan dan menandatangi Prasasti Tugu Bintor, sebuah tugu dengan desain etnik khas Lumbis Hulu yang menjadi penanda lahirnya Kecamatan Lumbis Hulu. #Mal/Humas.

Bagikan :
Top Update :
error: Hubungi Redaksi
Pariwara Prokes