Press "Enter" to skip to content

Bupati Nunukan Buka MAPABA PMII Komisariat Ibnu Khaldun.

NUNUKAN –  Bupati Kabupaten Nunukan, Hj Asmin Laura Hafid SE MM, membuka kegiatan Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) ke X Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Ibnu Khaldun Nunukan, Jumat (18/9) di LT V Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Nunukan.

Melalui sambutannya Bupati Kabupaten Nunukan, mengatakan, sejak 1960 lalu organisasi mahasiswa ini mampu membuktikan kiprah sosial politik, bangsa yang bermartabat, PMII mampu menjaga jarak terhadap kepentingan Politik Praktis.

Bupati Kabupaten Nunukan, Hj Asmin Laura Hafid SE MM, menyampaikan Sambutan dalam kegiatan MAPABA ke X PMII Nunukan.

Selain itu Bupati Nunukan juga menyampaikan  bahwa PMII adalah Undrebow ormas Islam terbesar Nahdatul Ulama yang mampu secara konsisten menjalankan Islam Ahlusunnah Waljamaah dan memgedepankan Islam Wasakiyah yakni Islam yang moderat.

” Dalam perjalanannya PMII juga sudah mampu melahirkan tokoh besar di Negara kita diberbagai bidang yang selama ini telah mewarnai perjalanan bangsa mulai dari Menteri, Pimpinan lembaga tinggi, anggota Dewan, kepala Daerah hingga wakil Presiden, semoga kedepannya akan lahir tokoh tokoh besar bangsa dari kader PMII di Nunukan.” kata Laura menyampaikan sambutan.

Karena itu Bupati Nunukan berharap, kegiatan masa penerimaan anggota baru PMII Nunukan kali ini, dimanfaatkan secara optimal untuk menggembleng sikap dan mental serta jiwa kepemimpinan para anggota, slogan PMII yaitu Zikir, Pikir dan Amal Shaleh, kata Laura, agar di implementasikan secara nyata dalam kehidupan sehari hari.

Sebagai Agen Perubahan, lanjut Laura, agar seluruh kader PMII tidak terlalu mengikuti arus zaman yang tidak jarang menyeret mahasiswa ke dalam jurang kehancuran, era digital saat ini kata laura, harus mahasiswa manfaatkan ke arah yang produktif bukan destruktif.

” Era internet dan media sosial seperti sekarang ini harus mampu kita manfaatkan untuk menambah wawasan mengasah kemampuan dan menggembleng mental kita untuk menatap masa depan yang lebih cerah,” harap Laura.

Dalam kegiatan itu, Laura mengakui sejak bermahasiswa ia lebih disibukkan bekerja dan memikirkan bisnis, daripada organisasi, namun setelah menjadi kepala daerah tentu mensupport semua kegiatan organisasi pemuda maupun mahasiswa di Nunukan.

Calon Kader PMII dalam acara Pembukaan MAPABA ke X

” ini sangat menguntungkan pemerintah daerah artinya pemerintah akan semakin memperluas komunikasi dan koordinasi, karena yang paling penting saat ini adalah konsistensi kita dalam menghadapi situasi, jadi pergerakan mahasiswa itu bisa mempengaruhi keadaan, maka hal ini sangat penting bagi pemerintah daerah agar senantiasa bergandengan tangan dengan seluruh mahasiswa di Nunukan,” kata Laura.

Karena itu Bupati Nunukan, mengajak seluruh organisasi mahasiswa untuk mengawal pemerintahan yang ia nakhodai, pemerintah terus membuka diri dan terus memberikan pemahaman dan penjelasan yang terjadi dan yang akan terjadi.

Kader PMII dan Pengurus Nahdatul Ulama hadir dalam kegiatan Pembukaan MAPABA ke X

” Pemerintah tidak ingin diperhadap hadapkan dengan masyarakat ataupun mahasiswa, tetapi kita ingin siring sejalan bersama sama mengawal pemerintahan termasuk mengawal pembangunan di daerah kita, apapun menjadi misi dari PMII ini tentu orientasinya adalah untuk masyarakat kita, sehingga tanggungjawab kita sangat besar dalam menjalankan amanah dan itu yang harus kita jaga,” lanjutnya.

Pembukaan pengkaderan ini dihadiri petinggi PMII dari Kota Tarakan, dan  Pengurus Nahdatul Ulama Nunukan serta organisasi sayap Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia.

Kegiatan ini bertema menumbuhkan peran mahasiswa perbatasan yang akademis dan religius dalam bingkai Islam Aswaja di Era Millenial.

Dalam organisasi mahasiswa Islam ini, Islam Aswaja merupakan bagian integral bagi sistem keorganisasian, hal tersebut menunjukkan bahwa Islam adalah Agama sempurna setiap tempat dan zaman.

Pentingnya pemahaman ini bagi pengurus dan anggota PMII agar setiap mahasiswa berada ditengah artinya mereka tidak cenderung ke kiri atau pun ke kanan sehingga dalam pengambilan keputusan selalu berimbang dan bersikap Netral, ini diharapkan untuk membentuk kaderisasi yang memiliki pribadi yang lebih baik kedepannya.

Hasan Basri S.IP menyampaikan sambutan dalam kegiatan MAPABA PMII Nunukan.

Di Kesempatan yang sama, Kader PMII Nunukan, Hasan Basri S.IP mengajak seluruh calon anggota tidak ragu belajar di organisasi mahasiswa ini, hasan menganalogikan dengan sembilan bintang yang terletak di logo PMII menandakan sebagai cahaya menerangi kegelapan.

” Saya berharap agar adik adik semua terus bergerak, karna organisasi ini adalah Pergerakan Mahasiswa, jadi harus senantiasa bergerak sebelum mati, sinergikan antara gerak dan otot, kalau ototnya lemah perkuat otaknya, itulah gunanya Pikir, Zikir dan Amal Sholeh jadi ini adalah jalan yang diberikan untuk kita, jangan ragu masuk PMII, terus bergerak apapun kata orang,” tegas Hasan Basri memberi spirit kepada calon Kader PMII Komisariat Ibnu Khaldun Nunukan.#Mall

 

Bagikan :
Top Update :
error: Hubungi Redaksi
Pariwara Prokes