Press "Enter" to skip to content

Pjs. Gubenur Kaltara Buka Rakor Kependudukan Se Kaltara

NUNUKAN – Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Kalimantan Utara, Dr. Teguh Setyabudi membuka kegiatan rapat koordinasi kependudukan dan catatan sipil 2020 se kalimantan utara, di Ball Room Laura Hotel Nunukan, Rabu (30/09).

Dalam Sambutannya, Teguh mengatakan, saat ini Indonesia menuju satu data Kependudukan sehingga mulai dari provinsi hingga kabupaten program digitalisasi data kependudukan segera diterapkan .

Alumni Fisipol Universitas Gajah Mada ini, yakin program digitalisasi tersebut dapat terwujud karena kondisi geografis kalimantan utara terbagi dalam beberapa daerah dengan jumlah yang banyak artinya Kaltara di bagi menjadi lima kabupaten/kota sehingga optimis transformasi digtalisasi tersebut terwujud.

“ Tentu saja dari rakor ini kita harapkan terkait pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil akan semakin bagus dan cepat, sekarang pelayanan kependudukan dan catatn sipil sudah bisa dilakukan melalui daring dalam artian sesuai dengan permendagri no 7 tahun 2019, untuk itu diharapkan baik provinsi kabupaten kota bisa menyiapkan penjunjang elektronik,” kata Teguh.

Selain itu, menjelang pilkada 2020 ini teguh menegaskan ke jajaran provinsi dan kabupaten agar segera menyiapkan pelayanan e KTP agar masyarakat memiliki hak pilih pada tanggal 9 desember 2020, jangan sampai bermasalah pada waktu pilkada.

“ Kalau perlu tidak boleh libur tuntas kan itu yang sekitar 2500 warga yang belum terdata, ini nanti kita clearkan dan pantau terus,” lanjutnya.

Terkait alat perekaman mobile, pemerintah provinsi kalimantan utara melalui disduk capil menyerahkan hibah peralatan rekam kependudukan, untuk memudahkan pendataan digitalisasi kependudukan. Sehingga ia berharap gar jajaran dinas terkait baik provinsi maupun kabupaten agar pro aktif mendata warga yang belum rekam kependudukan agar nantinya bisa menggunakan haknya pada 9 desember mendatang.

Data Kementerian Dalam Negeri mencatat, sekira 31 ribu warga yang masih membutuhkan pelayanan, jumlah penduduk Kaltara diketahui 663.696 jiwa dan data pelayanan Disdukcapil Kaltara per bulan Agustus tercatat 715.029 jiwa, hal tersebut perlu ditindaklanjuti untuk segera dituntaskan.

” Dari 31 ribu itu, yang berusia 17 tahun keatas agar dapat terlayani. Ini menyangkut hak untuk bisa memilih dan juga kesuksesan pilkada di Kaltara,” jelasnya.

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari lawatan Pjs. Gubernur Kalimantan Utara, Dr. Teguh Setyabudi di wilayah perbatasan indonesia ini, ia menyerahkan secara simbolis kartu keluarga, KTP elektronik, kartu identitas anak, dan akta kelahiran kepada perwakilan masing-masing kabupaten/kota, melalui rapat koordinasi tersebut.#Mal

Bagikan :
Top Update :
error: Hubungi Redaksi
Pariwara Prokes