Press "Enter" to skip to content

Peringati Hari Pahlawan, Asni Hafid Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan.

NUNUKAN – Peringatan Hari Pahlawan Nasional pada hari ini diwarnai sejumlah kegiatan di Kabupaten Nunukan, diantaranya lomba puisi, pagelaran seni, tabur bunga di taman makam pahlawan maupun kegiatan sosialisasi 4 pilar Kebangsaan.

Sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, maka sangat tepat jika nilai nilai kebangsaan itu disampaikan ke masyarakat sekaligus menjadi refleksi bangsa Indonesia agar tidak melupakan sejarah perjuangan pahlawan yang gugur dimedan juang.

Peringati Hari Pahlawan, Asni Hafid  Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan
Anggota DPD RI Dapil Kalimantan Utara, Asni Hafid, menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan sosialisasi 4 pilar kebangsaan.

” Apa yang dilakukan para pahlawan dapat menginspirasi dan memotivasi kita untuk meneruskan perjuangannya, dengan cara mengamalkan nilai nilai kebangsaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Asni Hafid, saat menyampaikan sambutan pada sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Selasa (10/11) di Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan.

Pertemuan Kali ini, Asni Hafid mengajak ratusan buruh bongkar muat (TKBM) Nunukan hadir dalam kegiatan tersebut tujuannya, agar mereka memiliki pemahaman dan mengamalkan nilai luhur bangsa dan negara Indonesia sebagai bentuk perwujudan semangat Nasionalisme di wilayah perbatasan.

Karena itu dalam momentum hari pahlawan nasional ini, ia berharap agar setiap peserta dapat memahami makna 4 pilar kebangsaan ini sehingga semangat para pejuang merebut kemerdekaan bisa diinternalisasikan dalam kehidupan sehari hari.

” Kalau dulu perjuangan dilakukan dengan angkat senjata maka saat ini masyarakat berjuang melawan radikalisme, penyalahgunaan narkoba termasuk melawan pandemik covid 19.” tegas Asni Hafid.

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini lanjutnya, merupakan Amanah undang undang yang wajib dijalankan oleh setiap anggota MPR/DPD RI di setiap daerah dan disosialisasikan ke masyarakat.

Meski kondisi saat ini tidak memungkinkan berkumpul dan mengundang banyak peserta, namun tugas dan tanggungjawab sebagai anggota MPR/DPD RI harus ia jalankan untuk memastikan sosialisasi 4 Pilar kebangsaan tersebut sampai ke masyarakat.

” Ini adalah Amanah dan menjadi pemersatu bangsa, kita jangan mudah goyah meskipun mendengar isu sesaat yang bisa saja diolah oleh kelompok tertentu, kita harus yakin bahwa pilihan itu hanya satu, jika kita memilih dua maka itu bukanlah pilihan, harus memilih salah satunya,” ungkapnya

Menurutnya, Indonesia sebagai negara Pancasila, keberagaman bukanlah penghalang untuk bisa bekerjasama mewujudkan Kabupaten Nunukan menjadi lebih baik, justru menjadi perekat untuk memahami segala macam perbedaan dalam kehidupan, dampak positifnya adalah masyarakat bersatu menuju kesatuan yang utuh tanpa harus dinodai oleh pemahaman yang tidak sesuai dengan nilai nilai kebangsaan.

Karena itu, Asni Hafid berharap agar masyarakat Kabupaten Nunukan tampil digarda terdepan, turut serta memberikan pemahaman akan pentingnya nilai nilai 4 pilar kebangsaan itu, bukan hanya di lingkungan keluarga tetapi tampil ditengah masyarakat mensosialisasikan makna Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

Peringati Hari Pahlawan, Asni Hafid  Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan
Anggota DPD RI Dapil Kalimantan Utara, Asni Hafid.

Diera digitalisasi saat ini, pemahaman tentang makna 4 pilar kebangsaan mulai meredup, padahal sosialisasi ini merupakan falsafah hidup bernegara yang harus terus digaungkan apalagi memasuki tahun politik bisa berpotensi memecah belah masyarakat karna berbeda pilihan.

” Saya berharap kepada peserta hendaknya mempergunakan kesempatan ini dengan baik agar kedepan membantu saya mensosialisasikannya ke masyarakat dilingkungan masing-masing,” kata Asni Hafid sekaligus membuka acara sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini.

Hadir dalam kegiatan ini, Ketua DPRD, Hj. Leppa, Kepala Pelindo, Kepala KSOP Nunukan, KPLP dan TKBM Nunukan beserta Buruh Pelabuhan Tunon Taka.

Peringati Hari Pahlawan, Asni Hafid  Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan
Nara Sumber Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Hj Fajar Arsidana, S.Pd menyampaikan materi Nilai nilai kebangsaan Indonesia.

Peserta dalam kegiatan tersebut sangat antusias mengikuti sosialisasi ini, mereka menerima materi 4 pilar kebangsaan dan berinterkasi langsung dengan nara sumber, Hj Fajar Arsidana, S.Pd.

Mantan Anggota DPRD Nunukan ini mengatakan, masyarakat perlu mengetahui nilai nilai kebangsaan tersebut, karna merupakan panduan dalam mewujudkan bangsa dan negara, adil, makmur, sejahtera dan bermartabat.

Selain itu, nilai nilai kebangsaan juga menjadi prayarat ke-kokoh-an bangsa meraih kemajuan berlandaskan karakter kepribadian bangsa Indonesia agar memiliki ekspektasi yang tidak bisa ditembus dan dirutuhkan oleh negara lain.

Peringati Hari Pahlawan, Asni Hafid  Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan
Salah Satu Peserta diminta menyampaikan UUD 1945 oleh Narasumber.

” Dengan kegiatan ini, nilai nilai kebangsaan kembali mengingatkan kita untuk saling menghargai, menghormati, bersikap toleran dan meminimalisir konflik yang bisa mengancam perpecahan kita sebagai bangsa Indonesia yang berbudaya sehingga keutuhan NKRI di wilayah perbatasan ini tetap terjaga,” kata Fajar Arsidana.

Toleransi yang telah terbangun dengan antara masyarakat, menurutnya harus terikat kencang sebab hal ini dapat membangun keharmonisan dan menjadi modal besar terhadap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

” Dengan mensosialisasikan 4 pilar kebangsaan ini adalah kewajiban, bukan hanya Pemerintah tetapi tanggungjawab bersama seluruh komponen bangsa, tanpa terkecuali.” kata Hj Fajar Arsida, S.Pd.

Kegiatan pun berlangsung Alot, peserta dipersilahkan berdialog dengan panelis, Kepala Regu Kerja Tiga Non Kargo Pelabuhan Tunon Taka menyampaikan sejumlah pertanyaan kepada kepada panelis dan Anggota DPD RI melalui acara itu.

Peringati Hari Pahlawan, Asni Hafid  Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan
Kepala Regu Kerja Tiga Non Kargo Pelabuhan Tunon Taka, Sapri, meyampaikan Aspirasi dalam Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan.

Sapri mengatakan bahwa Demokrasi di Pelabuhan Tunon Taka ini bergeser dari koridornya, buktinya adalah ada sekelompok orang ingin menghilangkan demokrasi tanpa ada musyawarah mufakat dalam artian mereka ingin membentuk satu perusahaan bongkar muat selain perusahaan yang telah diakui saat ini.

“ Kami meminta ketegasan dari segi aturan bahwa apabila ada perusahaan bongkar muat di wilayah pelabuhan nunukan jangan buat birokrasi sendiri artinya pada saat melakukan bongkar muat harus menggunakan tenaga kerja buruh TKBM Pelabuhan setempat,” kata Sapri menyampaikan aspirasi ini ke Asni Hafid.

Lebih lanjut disampaikannya, bahwa Kepala KSOP juga bersikap tegas agar tidak mengeluarkan izin khusus apalagi izin tertulis kepada koperasi manapun yang ingin menjalankan bongkar muat di Pelabuhan Nunukan.

Kepala Regu Kerja Tiga Non Kargo Pelabuhan Tunon Taka
Peneyrahan Cendramata oleh Senator DPD RI Dapil Kalimantan Utara, Asni Hafid ke Perwakilan KSOP Nunukan, turut serta Ketua DPRD Nunukan, Hj Leppa dan Kepala TKBM Nunukan.

Kegiatan ini diakhiri dengan pemberian Cendramata dari Anggota DPD RI ke Kepala Pelindo Kabupaten Nunukan dan dilanjutkan dengan pemberian 100 paket Sembilan Bahan Pokok secara simbolis kepada Peserta sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan.#Mal

Bagikan :
Top Update :
error: Hubungi Redaksi
Pariwara Prokes