Press "Enter" to skip to content

RPJMD Nunukan Ditengah Pandemik Covid 19.

NUNUKAN – Sasaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Nunukan mengalami perubahan, karena pemerintah saat akan lebih fokus dan konsentrasi ke penanganan covid 19 menuju pemulihan sosial ekonomi masyarakat.

Bupati Kabupaten Nunukan, Hj Asmin Laura Hafid, SE,MM, Ph.D mengatakan hampir seluruh wilayah Indonesia terutama di Kabupaten Nunukan mengalami pelambatan ekonomi akibat pandemik covid 19.

Kondisi tersebut menurutnya tentu berpengaruh terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Nunukan, karna harus menyesuaikan dengan kondisi keuangan saat ini.

” Melihat situasi dan dinamika di internal pemerintah ini, resiko resiko itu ada sehingga kita jangan terlalu bermimpi yang pada akhirnya tidak bisa kita wujudkan tetapi bagaimana mengoptimalkan anggaran yang terbatas ini untuk mewujudkan peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Laura, Jumat (4/6)

Pemerintah Daerah dan DPRD Nunukan akan menggelar pembahasan RPJMD dalam waktu dekat, Laura meminta kepada awak media ikut mengawal pembahasan tersebut.

” Saya berharap seluruh wartawan mengikuti perkembangan dan dinamika pembahasan RPJMD ini di DPRD Nunukan,” ungkapnya.

Kondisi Pembangunan dibeberapa bidang dalam situasi Pandemik covid 19 ini, tentu akan berpengaruh terhadap pencapaian  RPJMD 2021-2024, pemulihan ekonomi akibat pandemik tergantung dari implementasi kebijakan eksekutif dan legialatif di Pemerintahan Kabupaten Nunukan merumuskan Rencana Pembangunan Daerah khususnya Pemuliham Ekonomi pasca pandemi.

Dalam beberapa dekade ini krisis multidimensi membuat sektor pembangunan lesu yang mempengaruhi kualitas sosial ekonomi masyarakat, karena itu pemerintah diharapkan menemukan celah untuk menerabas tantangan pembangunan menuju  pemulihan ekonomi dalam skala besar meski pandemik covid 19 belum berakhir. 

Bagikan :
Top Update :
error: Hubungi Redaksi
Pariwara Prokes