Press "Enter" to skip to content

Puskesmas Nunukan Swab Antigen Keluarga Pasien Kontak Erat.

NUNUKAN – Puskesmas Nunukan Timur Kabupaten Nunukan, melakukan swab antigen lanjutan kepada sejumlah keluarga pasien yang kontak erat terkonfirmasi positif Covid 19.
Sebanyak 20 Pasien yang terkonfirmasi itu hasil tracking pada 8 agistus lalu dari kelurahan yang berbeda di Kecamatan Nunukan Timur.

Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak adanya penularan pandemik pasien terkonfirmasi positif terhadap keluarganya.

” Semua Hasilnya Negatif, begitu juga pada swab pertama, Kata Analis Laboratorium Puskesmas Nunukan Timur, Karnida. Senin (16/8) di Puskesmas Nunukan Timur.

Petugas Medis Puskesmas Nunukan Timur
Petugas Medis Puskesmas Nunukan Timur, melakukan tes swab antigen terhadap keluarga pasien terkonfirmasi positif.

Swab Antigen kepada keluarga pasien terkonfirmasi positif digunakan untuk mendeteksi virus corona yang menyebabkan penyakit Covid 19, Swab tersebut untuk mengetahui bagian protein yang ditemukan pada virus corona lebih cepat.

” Untuk memgetahui hasil, tes antigen lebih cepat, ini dilakukan dalam upaya deteksi dini terhadap keluarga pasien yang terkonfirmasi positif,” tambahnya.

Meski hasilnya Negatif, Karnida berharap agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan, menerapkan 5 M yakni memakai Masker, Mencuci tangan dengan sabun atau handzanitizer, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, dan Mengurangi Mobilitas.

Saat ini jumlah pasien terkonfirmasi positif di Kabupaten Nunukan mulai menurun, respon cepat dan kesigapan tim satgas Covid 19 dalam menangani penyebaran dan pencegahan pandemik covid 19 membuat Nunukan masuk dalam kategori PPKM level 3, sehingga pembatasan kegiatan hanya dilakukan di tingkat RT dengan status Zona Merah.

” Kita semua berharap agar pandemik covid 19 segera berakhir, untuk mengakhirinya dibutuhkan kerjasama masyarakat yang taat Protokol Kesehatan dan ikut serta mensukseskan Vaksinasi Nasional yang sekarang ini giat dilakukan, demi meningkatkan imunitas tubuh jauh dari pandemik covid 19,” tutupnya.#Fik

Bagikan :
Top Update :
error: Hubungi Redaksi
Pariwara Prokes