Press "Enter" to skip to content

Vaksinasi Covid 19 Kembali Digelar Di Perbatasan RI – Malaysia.

NUNUKAN,marajanews.id – Vaksinasi Covid 19 kembali digelar di wilayah perbatasan Indonesia – Malaysia, tepatnya di pulau Sebatik Kabupaten Nunukan.

Kegiatan ini dilaksanakan kali kedua oleh Badan Intelejen Negara (BIN) Kalimantan Utara, Kamis (25/11) di Gedung Aztrada 88 Sei Nyamuk Sebatik Timur.

Vaksinasi Covid 19 BIN Kaltara
Pelaksanaan Vaksinasi Covid 19 di Gedung Aztrada 88 Sebatik Timur.

Meski cuaca kurang mendukung, kegiatan tersebut berjalan lancar, animo masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi cukup tinggi, ditandai dengan panjangnya antrian dan registrasi peserta terus bertambah.

Walau pagi hari cuaca sedikit mendung hingga hujan mengguyur Kecamatan Sebatik, warga pantang kembali ke rumah demi mendapatkan dosis vaksinasi yang disediakan panitia sebanyak 1000 dosis Vaksin Sinovac.

Salah satu peserta penerima Vaksin, Dara Anisa mengatakan ini kesempatan baginya karna awalnya merasa takut di vaksin karena banyak informasi kalau vaksin itu berbahaya.

Namun setelah ia di Vaksin ternyata informasi itu keliru, bahkan dirinya tidak merasakan gejala apapun saat disuntik dan setelah di vaksin.

“Alhamdulillah tidak merasakan apapun setelah melaksanakan vaksinasi baik dosis pertama maupun kedua,” kata Siswa SMK Nurul Iman Tanjung Harapan ini.

Vaksinasi Covid 19 di Perbatasan
Panitia melakukan screening terlebih dahulu untuk mengecek kesehatan peserta sebelum di Vaksin.

Ia mengajak masyarakat yang belum melakukan vaksinasi agar segera mendapatkan vaksin, selain dapat melindungi diri sendiri juga mampu melindungi orang lain agar semua masyarakat sehat jauh dari pandemik covid 19.

“Jangan terpengaruh dengan kabar yang menyesatkan tentang vaksin, vaksin itu aman dan melindungi kita dari Covid-19,” kata Dara.

Kegiatan vaksinasi ini juga di sukseskan oleh TNI-POLRI, Organisasi Aliansi Sebatik Peduli (ASP), UPT Puskesmas Sei. Nyamuk, UPT Puskesmas Lapri, serta UPT Puskesmas Aji Kuning.#Fik.

Bagikan :
Top Update :
error: Hubungi Redaksi
Pariwara Prokes