Press "Enter" to skip to content

Bahas Isu Strategis Perbatasan, H. Ladullah Tegaskan Bawa Aspirasi Masyarakat Nunukan Dalam Agenda Pembahasan DPRD Provinsi Kaltara

NUNUKAN, marajanews.id – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), H. Ladullah, menegaskan komitmennya untuk membawa aspirasi masyarakat Nunukan dalam agenda pembahasan DPRD.

Penegasan itu ia sampaikan usai mengikuti Dialog Interaktif yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Nunukan, Rabu (17/9/25).

Ladullah menyebutkan, perbatasan memiliki posisi strategis yang harus mendapat perhatian serius dari pemerintah provinsi maupun pusat.

Menurutnya, setiap masukan masyarakat yang disampaikan melalui doalog interaktif PWI Nunukan merupakan bahan penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan.

“Permasalahan di perbatasan tidak bisa diselesaikan secara parsial, kami di DPRD Provinsi tentunya akan menindaklanjuti setiap aspirasi masyarakat agar bisa masuk dalam agenda pembahasan,” kata H. Ladullah, Kamis (18/9/2025).

Ia menilai, kegiatan PWI Nunukan yang menghadirkan wartawan Nunukan, membuka ruang komunikasi efektif antara, media, dan pemerintah.

Dalam diskusi itu, wartawan menyuarakan sejumlah persoalan yang selama ini dirasakan warga perbatasan.

Beberapa isu utama yang mengemuka meliputi keterlambatan pembangunan infrastruktur, tantangan sektor perikanan, pengembangan budidaya rumput laut, serta dorongan aktivasi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Kecamatan Sebatik, semua persoalan itu, menurutnya, harus menjadi prioritas dalam pembahasan di DPRD Kaltara.

Ladullah menegaskan, DPRD Provinsi tidak bisa bekerja sendiri, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi agar kebijakan pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di perbatasan.

“Kami akan mengawal isu-isu strategis ini bersama rekan-rekan anggota DPRD lainnya dari Dapil IV Nunukan untuk mewujudkan harapan masyarakat Nunukan,” tegasnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada PWI Nunukan yang konsisten memfasilitasi diskusi ini, menurutnya, peran media sangat penting dalam menyampaikan suara masyarakat sekaligus mengawasi jalannya pembangunan.

Dialog interaktif tersebut turut dihadiri beberapa anggota DPRD Provinsi Kaltara lainnya, di antaranya Tamara Moriska, Arming, Muhammad Nasir, dan Rismanto.

Kehadiran kelima anggota legislative ini memperkuat komitmen kolektif legislatif dalam mendorong pembangunan di Kabupaten Nunukan.

Melalui forum itu, H. Ladullah berharap sinergi, media, dan pemerintah dapat semakin erat, berbagai persoalan strategis di wilayah perbatasan dapat segera mendapatkan solusi demi kesejahteraan masyarakat Nunukan.#m01

Bagikan :
error: Hubungi Redaksi