NUNUKAN, marajanews.id – Gotong royong rehabilitasi jembatan di Jalan Tanjung RT 12, Kelurahan Nunukan Barat, Kabupaten Nunukan, berlangsung hangat sejak pagi, Selasa (17/2/26).
Warga memadati lokasi dengan membawa peralatan kerja, sementara kayu dan bahan bangunan tersusun rapi di tepi jalan, aksi sosial tersebut bergerak atas dorongan Arming, S.H, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, yang menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kondisi jembatan yang kian rapuh.
Dalam agenda reses beberapa waktu lalu, Arming menyerap aspirasi warga yang mengeluhkan papan jembatan lapuk dan rangka penyangga yang mulai miring. Kondisi tersebut mengancam keselamatan anak-anak sekolah dan warga lanjut usia yang saban hari melintas.
“Saya menerima laporan warga secara langsung saat reses. Jembatan ini memang perlu perbaikan segera karena menyangkut keselamatan banyak orang,” kata Arming saat ditemui di lokasi kegiatan.
Dukungan dana dari Arming mengalir guna memenuhi kebutuhan material, mulai dari kayu ulin hingga paku dan perlengkapan tukang. Warga kemudian mengerjakan perbaikan secara swadaya dengan semangat kebersamaan yang kental.
Suara palu bersahutan, sementara beberapa pemuda mengangkat balok kayu menggantikan papan lama yang sudah keropos. Arming menyebut infrastruktur lingkungan tetap memiliki arti penting dalam kerja legislasi.
“Skalanya mungkin kecil, tetapi dampaknya besar bagi aktivitas warga,” ujarnya.
Perbaikan yang bertepatan dengan awal Ramadan 1447 Hijriah memberi nuansa religius pada kegiatan tersebut, warga mengaku merasakan suasana berbeda karena kerja bakti berlangsung dalam balutan kebersamaan bulan suci.
Politisi PDI Perjuangan ini memandang Ramadan sebagai pengingat agar kerja politik tidak berhenti pada rapat rapat kedewanan, melainkan hadir melalui tindakan yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
Apresiasi pun mengalir dari warga setempat. Ozy Marsuki, yang akrab disapa Bojes, mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian wakil rakyat tersebut.
“Kami bersyukur jembatan ini akhirnya diperbaiki. Bantuan ini membuat kami makin semangat bergotong royong. Kami merasa didengar dan diperhatikan,” ucapnya.
Perbaikan jembatan di RT 12 itu kini menjadi simbol kebersamaan warga dan sinergi antara masyarakat dengan anggota legislatif di daerah perbatasan tersebut.#m02











