NUNUKAN, marajanews.id – Melalui Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Kabupaten Nunukan, Muhammad Basir, Ketua PKK Nunukan, Andi Annisa membantah informasi yang menyudutkan namanya viral di Media Sosial.
Basir menjelaskan Istri Bupati Nunukan itu, tidak pernah memerintahkan siapapun untuk melakukan hal yang dituduhkan tersebut.
“ Ibu Bupati ke Sebatik hanya menjalankan tugasnya sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Nunukan dan semua dapat dipertanggungjawabkan.” Kata Basir menjelaskan kepada wartawan, Kamis (25/6/26)
Ditambahkannya, sebelum informasi ini viral, Andi Annisa saat itu memimpin kegiatan Tim Penggerak PKK Nunukan menjalankan misi pemerintah di sejumlah tempat di Pulau Sebatik, termasuk di Kecamatan Sebatik Timur.
“ Ada 3 agenda yang dijalankan Ketua PKK Nunukan saat itu, pertama, pembinaan 10 program pokok PKK di 5 kecamatan di Sebatik, yang kedua, bakti sosial bagi warga lansia dan dhuafa. Selanjutnya, kampanye wajib belajar 13 tahun, Paud dan Posyandu”, ungkap Basir.
Selani itu, lanjut Basir dalam kegiatan tersebut, Andi Annisa selaku ketua PKK Nunukan juga menjalankan tugas sebagai Tim Pembina Posyandu dan Bunda Paud.
Kabag. Prokopim Setda Nunukan ini menegaskan, pemerintah daerah akan menelusuri lebih lanjut pihak yang bertanggung jawab atas tindakan pencatutan nama Ibu Bupati, untuk memastikan siapa aktor di balik perbuatan tersebut serta motif yang melatarbelakanginya.
Ia menegaskan, tindakan mencatut nama Ketua PKK Nunukan bukan persoalan sepele karena berpotensi menimbulkan keresahan, kesalahpahaman, hingga merugikan banyak pihak, dan pemerintah daerah memandang persoalan ini sebagai hal serius yang harus ditindaklanjuti.
Menurutnya, siapapun yang terbukti terlibat harus siap menghadapi konsekuensi sesuai aturan yang berlaku, Pemerintah daerah, kata dia, tidak akan mentoleransi segala bentuk penyalahgunaan nama pejabat untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.
“Kami akan telusuri siapa yang melakukan hal ini, tentu ada konsekuensi yang harus diterima karena yang dicatut adalah nama Ibu Bupati,” tegasnya.
Dikatakannya, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri juga menegaskan akan menindak tegas oknum yang mencatut nama ibu Bupati, karena bisa mencemarkan nama baik.
Hal ini juga menjadi peringatan keras dari Bupati Nunukan H . Irwan Sabri kedepannya kepada siapapun yang mencoba coba menggunakan nama Bupati dan Ibu Bupati melakukan tindakan untuk kepentingan tertentu.#prokopim/m04









